SuaraCianjur.id- Ferdy Sambo membuat kejutan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Dia sepertinya keceplosan dalam persidangan.
Dalam sidang yang dilaksanakan pada hari Rabu(7/12) kemarin Ferdy Sambo melontarkan psebuah pernyataan yang mengejutkan.
Apa yang diucapkan oleh Ferdy Sambo seakan-akan kalau dirinya mengakui ikut menembak punggung dari Brigadir J.
Jaksa ketika itu menunjukan senjata api dan juga pernak-pernik yang digunakan pada hari penembakan terjadi.
Jaksa menunjukan pistol dengan tipe HS kepada Ferdy Sambo, sambil menanyakan apakah senjata itu yang ditembakan ke Brigadir J.
"HS ya yang nembak ke (punggung) Yosua," kata Sambo, dikutip dari Suara.com, Sabtu (10/12/2022).
Apa yang diucapkan ferdy Sambo dalam sekejap jadi viral, karena publik menganggap kalau dirinya turut mengiyakan penembakan tersebut secara tidak langsung.
Apa yang diucapakn oleh Ferdy Sambo seolah selaras dengan pengakuan dari terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu, yang konsisten dengan pernyataannya kalau suami dari Putri Candrawathi itu ikut menembak.
Kemudian penasihat hukum Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang, membantah hal itu. Dia beralasan kalau kliennya tetap konsisten kepada keterangan yang menyatakan tidak ikut menembak Brigadir J.
"Enggak gitu ya, yang kita dengar keterangan di fakta persidangan kemarin juga ini konsisten dengan BAP beliau bahwa Pak Ferdy Sambo, sekali lagi tidak pernah menembak korban Yosua," kata Rasamala melansir dari YouTube KOMPASTV.
Rasmala mengatakan kalau Ferdy Sambo memang menggunakan senjata api dalam momen itu, hanya saja untuk digunakan untuk menciptkan skenario tembak-menembak.
"Yang dilakukan oleh Pak Ferdy Sambo adalah menggunakan senjata Yosua untuk menembak dinding-dinding, pada saat kejadian perkara itu. Itu yang disampaikan kemarin pada fakta persidangan dan itu sama seperti yang ada di BAP," bebernya.
Termasuk meluruskan pernyataan dari Ferdy Sambo yang dianggap keceplosan.
"Saya kira apa yang disampaikan Pak Ferdy Sambo jelas. Beberapa kali ditanyakan juga mungkin oleh hakim dan penasihat hukum, kalau beliau hanya menggunakan pistol HS dari pinggang Yosua," terang Rasamala.
Kata Rasmala senjata digunakan untuk membuat situasi terjadi seolah baku tembak, bukan ditembakan ke Brigadir J.
Tag
Berita Terkait
-
Putri Candrawathi Marah dan Tidak Terima karena Ferdy Sambo Dilibatkan dalam Skenarionya
-
Kenapa Ajudan Putri Candrawathi Bukan Polwan? Ferdy Sambo Tak Bisa Jawab saat Kubu Bharada E Tanya Ini
-
Ferdy Sambo vs Bharada E, Tensi Panas Tembakan Terakhir dan Wanita Berambut Pendek, Polri Diminta Pecat Richard
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati