SuaraCianjur.id - Persidangan kasus penipuan yang melibatkan Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag kembali dimulai.
Kasus menjadi semakin pelik saat Steven menggugat balik Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag.
Gugatan ini mengatakan bahwa Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag melakukan pencemaran nama baik terhadap Steven.
Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag terlihat kooperatif mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
Namun, sikap lain ditunjukkan oleh Steven yang sampai sekarang belum berani menunjukkan batang hidungnya di ruang persidangan.
Hal ini pun membuat Jessica dan Vincent merasa sangat kesal pada Steven.
Karena, Jessica dan Vincent harus bolak-balik ke tempat persidangan yang berkali-kali harus ditunda karena Steven tidak muncul juga.
Steven memalsukan kehadiran
Saat persidangan terakhir ini, merupakan sidang pertama yang didatangi Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag sebagai terlapor.
Namun, pada persidangan kali ini pun Steven sama sekali tidak muncul.
Baca Juga: Sarankan Seks Edukasi pada Anak Usia Dini, Zoya Amirin: Mulai dari 3 Tahun
Bahkan, kejadian yang cukup membuat semua orang yang hadir di persidangan menjadi geram.
Lantaran, pada berkas absensi terlihat nama Steven ditandai hadir dalam persidangan.
Namun, saat hakim memanggil nama Steven hingga 9 kali, ternyata dia sama sekali tidak muncul.
"Ini lucu, kan gitu kan. Hadir, ada, tetapi pada saat dipanggil sidang 9 kali, dipanggil dengan megaphone tadi tidak hadir," ungkap pengacara Jessica Iskandar.
"Kuasanya, ataupun prinsipalnya yang berana, Christopher Stefanus Widianti tidak menghadap pada sidang pertama," sambungnya.
Perjuangan Jessica Iskandar untuk menegakkan keadilan
Sudah panjang sekali jalan yang dilalui Jessica Iskandar dalam melewati kasus ini.
Berita Terkait
-
Ditipu Rp 10 M, Jessica Iskandar Digugat Balik Rp 50 M, Alasannya Tak Masuk Akal!
-
Raffi Ahmad Ungkap Hubungan Sebenarnya Nagita Slavina dan Jessica Iskandar, Ternyata....
-
Raffi Ahmad Heran soal Pengakuan Jessica Iskandar Kesulitan Finansial
-
Jessica Iskandar Malah Dituntut Balik Stevan: Uang Rp 9,8 Miliar Bukan Milik Jedar
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A