SuaraCianjur.id- Terdakawa Kuat Maruf memberikan tanggap dari hasil tes poligraf yang menyebut dirinya terindikasi bohong.
Dalam hal ini asisten Ferdy Sambo dan Putri Candrawarthi ini memberikan pembelaan diri.
Awalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) mempertanyakan hasil poligraf dari Kuat Maruf, perihal melihat Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat atau tidak.
Ahli poligraf yang turut dihadirkan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, mengatakan pada poin itu Kuat Maruf berbohong.
Ketua Majelis Hakim, Wahyu Imam Santoso meminta tanggapan dari Kuat Maruf yang sedang berada di dalam ruang sidang.
"Terima Kasih yang mulia, bahwa saya sudah jujur kalau saya tidak melihat. Tapi di poligraf kok masih berbohong," kata Kuat Maruf, dilansir dari Suara.com, Kamis (15/12/2022).
Jawabn yang dikemukakan oleh Kuat Maruf turut mengundang tawa bagi hakim dan pengunjung di sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
"Gitu saja? Hahaha," kata Hakim tertawa.
Ahli poligraf atau uji kebohongan yang dilakukan oleh Polri bernama Aji Febrianto Ar-Rosyid mengatakan kalau terdakwa dari kasus pembunuhan Brigadir J bagi terdakwa Kuat Maruf hasilnya jujur dan bohong.
"Kalau Kuat Maruf, jujur dan terindikasi berbohong," kata Aji di sidang Rabu (14/12) kemarin.
Pihaknya sudah melakuka pemeriksaan di tanggal 9 September 2022 lalu dengan dua poin pertanyaan kepada Kuat Maruf.
"Untuk pertanyaan relevansi adalah apakah kamu memergoki persetubuhan ibu (Putri Candrawathi) dan Yosua. Jawabannya tidak hasilnya jujur," terang Aji.
Sementara bagin poin yang berbohong dari Kuat Maruf dikemukakan oleh Aji.
"Untuk indikasi kedua pemeriksaan apakah kamu melihat Pak Sambo menembak Yosua? Jawabannya tidak, hasilnya berbohong," ungkapnya di depan hakim dan jaksa. (*)
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Bharada E Sebut Putri Candrawathi Berani Bohong di Pengadilan Sampai Dibuat Mati Kutu
-
Sebut Polisi Mengabdi ke Mafia, Pengacara Keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak Ditantang Ini
-
Ferdy Sambo Tak Terima Bharada E, Seret Istrinya Putri Candrawathi Jadi Tersangka Hingga Terdakwa Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel