SuaraCianjur.id - Soal pernyataan pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak yang mengatakan polisi mengabdi kepada mafia, memancing reaksi seorang bintang tiga polisi.
Jendral tersebut menyebut pernyataan Kamaruddin tidak sangat etis.
"Itu pernyataan menggambarkan yang bersangkutan mulut dan pikirannya sangat tidak akademis dan sangat tidak etis," ungkap Komjen (Purn) Ito Sumardi, seperti dilansir dari SuaraSumatera.id, pada Kamis (15/12/2022).
Menurut eks Kabareskrim tersebut pernyataan Kamaruddin harus dipertanggungjawabkan secara hukum.
Pasalnya, pernyataan Kamaruddin tersebut disampaikan di ruang publik.
“Ada konsekuensi hukum terhadap yang bersangkutan dengan ucapan yang disebarkan,” katanya.
Tak hanya jendral polisi, pernyataan Kamaruddin tersebut juga dikecam oleh Kompolnas.
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menyebut agar Kamaruddin menyertakan bukti atas pernyataannya tersebut.
“Jangan menggunakan hak bicara tanpa didukung tanggung jawab,” kata Poengky kemarin.
Baca Juga: Polisi Selalu Bawa Pisau Dapur di Sepeda Motor Tikam Warga di Kabupaten Luwu
Seperti diketahui Kamaruddin Simanjuntak ungkap jika banyak dari para anggota kepolisian mengabdi kepada para mafia.
Hal tersebut disampaikan Kamaruddin, saat dirinya menjadi bintang tamu di kanal YouTube Uya Kuya TV pada Jumat, 9 Desember 2022.
Kamaruddin bahkan menyebutkan tidak sedikit ia kerap mendapati anggota kepolisian mempunyai harta puluhan miliar sampai dengan triliunan.
Ia pun menduga dengan meyakini harta tersebut didapat karena keterlibatan anggota polisi dengan para mafia. (*)
Berita Terkait
-
Sebut Polisi Mengabdi ke Mafia, Pengacara Keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak Ditantang Ini
-
Dituding Penembak Ketiga Brigadir J, Putri Candrawathi Diajari Ferdy Sambo Pakai Senjata Api?
-
Kamaruddin Sebut Brigadir J Disalahgunakan Putri Candrawathi, Meninggal Usai Selidiki Perempuan 'Piala Bergilir'
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Menteri Bahlil Cerita Lobi-lobi BBM di Afrika: Ada Untungnya Juga Jadi Bolu Ketan
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI
-
4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE