SuaraCianjur.id - Pernyataan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak yang menyebut polisi mengabdi kepada para mafia, berbuntut panjang.
Kamaruddin diminta untuk menyertakan data soal statmentnya tersebut. Permintaant ersebut diungkap oleh Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti.
“Jangan menggunakan hak bicara tanpa didukung tanggung jawab,” kata Poengky yang dikutip dari suara.com, pada Rabu (14/12/2022).
Poengky sendiri tidak memungkiri masih ada anggota polisi yang berselisih dengan hukum.
Namun tidak sedikit juga polisi yang miliki peran bermanfaat bagi masyarakat. Poengky pun menyinggung soal peran Bhabinkamtibmas.
“Ambil contoh, Bhabinkamtibmas di kampung-kampung benar-benar melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat, selama 24 jam sehari mengupayakan terwujudnya Harkamtibmas di wilayah penugasan mereka," kata dia.
"Di institusi Polri sudah ada reward and punishment," katanya lagi.
Seperti diketahui Kamaruddin Simanjuntak ungkap jika banyak dari para anggota kepolisian mengabdi kepada para mafia.
Hal tersebut disampaikan Kamaruddin, saat dirinya menjadi bintang tamu di kanal YouTube Uya Kuya TV pada Jumat, 9 Desember 2022.
Baca Juga: Alasan Rachmat Irianto Sebut Timnas Indonesia Belum di Level Pantas Juara Piala AFF 2022
Kamaruddin bahkan menyebutkan tidak sedikit ia kerap mendapati anggota kepolisian mempunyai harta puluhan miliar sampai dengan triliunan.
Ia pun menduga dengan meyakini harta tersebut didapat karena keterlibatan anggota polisi dengan para mafia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran