SuaraCianjur.id- Hubungan seks bagi pasangan suami istri adalah hal penting dan menjadi kebutuhan utama.
Melakukan hubungan seks secara sehat bisa membuat hubungan rumah tangga menjadi lebih adem, harmonis dan nyaman.
Namun tak sedikit kasus yang pernah dialami oleh pasangan suami istri membuat hubungan seks yang dilakukan tidak terasa nayman. Bagi pihak istri atau suami malah menjadikan rasa sakit muncul.
Melansir dalam program Sex in The City, Sonora FM di Youtubenya yang dilihat Jumat (16/12/2022), pakar Seksolog dr.Boyke Dian Nugraha menjelaskan ada tiga faktor utama yang menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan seks muncul.
Pertama kata dr.Boyke kurang foreplay atau pemanasan sebelum melakukan penetrasi.
Dijelaskan oleh dr. Boyke kalau suami yang tidak lihai serta kurang ketika melakukan foreplay kepada istrinya, bisa menimbulkan rasa sakit ketika berhubungan seks.
Bagi para suami istri yang sangat jarang melakukan hubungan seks maka bisa saja rasa sakit muncul dan tak dapat dihindari.
Menurut dr.Boyke hal itu terjadi karena vagina tidak memproduksi lendir atau pelumas alami usai tidak melakukan seks beberapa waktu.
"Jadi Istilahnya kurang disentuh," ungkap dr. Boyke.
Baca Juga: Bahaya Empedu King Kobra dan Otak Monyet Dibongkar Dokter Boyke, Justru Ini Obat Kuat Sesungguhnya
Faktor kedua yang disinyalir menjadi penyebab rasa sakit muncul saat berhubungan seks adalah ketika kondisi istri sudah memasukai menopause.
Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab rasa sakit ketika dilakukan penetrasi.
Ketika usia istri sudah memasuki menopause, maka kata dr.Boyke tidak akan menghasilkan hormon estrogen secara cukup.
"Memang akibat estrogen yang kurang maka lubrikasinya juga berkurang," terang dr. Boyke.
Lalu yang ketiga adalah adanya infeksi pada area vagina wanita, salah satunya adalah masalah keputihan.
Cenderung dengan kondisi yang satu ini, wanita akan tidak nyaman keika berhubungan seks kata dr.Boyke. Maka hal yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dan cek ke dokter.
"Itu semua tentu merupakan penghalang kenikmatan seks. Cek ke dokter kandungan. Kita akan lihat semua faktor-faktor itu. Kita akan perbaiki jika memang ada infeksi," terang dr. Boyke. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026