SuaraCianjur.id- Sebuah pemendangan berbeda disuguhkan dari rumah terdakwa Ferdy Sambo, yang membuat kejutan ketika dilakukan pengecekan oleh Majelis Hakim persidangan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Kuasa hukum Bharada E alias Richard Eliezer, Ronny Talapessy dibuat terkejut ketika tahu kalau lemari senjata yang ada di rumah pribadi Ferdy Sambo yang terletak di Jalan Saguling, Jakarta Selatan sudah tidak ada.
Hal itu disampaikan oleh Ronny usai mengecek rumah pribadi dan bekas rumah dinas Ferdy Sambo. Rombongan hakim dan jaksa persidangan melakukan pengecekan pada hari Rabu (4/1) siang kemarin.
"Lemari senjata sudah tidak ada. Itu sudah ditutup," jelas Ronny kepada wartawan di Jakarta Selatan, dilansir dari Suara.com, Kamis (5/1/2023).
Bharada E sangat terkejut, ketika melihat lemari senjata yang ada di rumah Ferdy Sambo. Saat itu dirinya menyampaikan kesaksian dalam ruangan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Bharada E menjadi saksi bagi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Bharada E mengatakan ketika itu, rombongan Putri Candrawathi baru saja tiba di Jakarta, atau tepatnya tiba di rumah Saguling, sekitar pukul 15.00 WIB tanggal 8 Juli 2022.
Kemudian istri Ferdy Sambo memberikan perintah kepada Bharada E, untuk menaruh senjata laras panjang jenis styer untuk ditaruh di dalam lemari.
"Sebelum ibu turun sempat bilang ke saya 'Dek nanti senjata naikkan ke lantai 3 ya'," ungkap Bharada E.
"Naiklah kami ke lantai tiga. Sampai lantai tiga karena barang-barang bisa ditaruh depan lift, kalau senjata api kan tidak. Jadi saya temui ibu untuk senjata. Diajak lah saya 'Oh ya, sini dek'," jelasnya.
Selain Bharada E ada juga Kuat Maruf, yang menemani Putri dan Bharada E ketika hendak menaruh senjata styer.
Dalam sidang tersebut, Bharada E mengaku baru pertama kali melihat lemari senjata yang ada di rumah Ferdy Sambo.
"Diajak saya masuk, Om Kuat juga ikut masuk, Om Kuat berhenti di meja rias, sebelum lorong ada meja rias, di situ baru saya lihat ibu masuk ke dalam ke kamar. Ibu tuntun terus sampai di lemari senjata yang mulia, ibu yang bukain pintu lemarinya," kata dia.
Banyak jenis senjata yang tersimpan dalam lemari tersebut. Dan hal itu membuat Bharada E terkejut.
"Saya kaget juga ternyata banyak semua senjata. Saya gantung senjata steyr baru saya 'izin bu'. Saya keluar sama om Kuat," kata dia. (*)
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus