/
Kamis, 05 Januari 2023 | 13:02 WIB
Aparat berjaga di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). (Foto: Suara.com - Rakha)

SuaraCianjur.id- Sebuah pemendangan berbeda disuguhkan dari rumah terdakwa Ferdy Sambo, yang membuat kejutan ketika dilakukan pengecekan oleh Majelis Hakim persidangan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Kuasa hukum Bharada E alias Richard Eliezer, Ronny Talapessy dibuat terkejut ketika tahu kalau lemari senjata yang ada di rumah pribadi Ferdy Sambo yang terletak di Jalan Saguling, Jakarta Selatan sudah tidak ada.

Hal itu disampaikan oleh Ronny usai mengecek rumah pribadi dan bekas rumah dinas Ferdy Sambo. Rombongan hakim dan jaksa persidangan melakukan pengecekan pada hari Rabu (4/1) siang kemarin.

"Lemari senjata sudah tidak ada. Itu sudah ditutup," jelas Ronny kepada wartawan di Jakarta Selatan, dilansir dari Suara.com, Kamis (5/1/2023).

Bharada E sangat terkejut, ketika melihat lemari senjata yang ada di rumah Ferdy Sambo. Saat itu dirinya menyampaikan kesaksian dalam ruangan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Bharada E menjadi saksi bagi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Bharada E mengatakan ketika itu, rombongan Putri Candrawathi baru saja tiba di Jakarta, atau tepatnya tiba di rumah Saguling, sekitar pukul 15.00 WIB tanggal 8 Juli 2022.

Kemudian istri Ferdy Sambo memberikan perintah kepada Bharada E, untuk menaruh senjata laras panjang jenis styer untuk ditaruh di dalam lemari.

"Sebelum ibu turun sempat bilang ke saya 'Dek nanti senjata naikkan ke lantai 3 ya'," ungkap Bharada E.

"Naiklah kami ke lantai tiga. Sampai lantai tiga karena barang-barang bisa ditaruh depan lift, kalau senjata api kan tidak. Jadi saya temui ibu untuk senjata. Diajak lah saya 'Oh ya, sini dek'," jelasnya.

Baca Juga: Ada Terdakwa Tak Lihat Ferdy Sambo Tembak Brigadir J Padahal Jarak Dekat, Cek Lokasi Ini Ternyata Ada CCTV

Selain Bharada E ada juga Kuat Maruf, yang menemani Putri dan Bharada E ketika hendak menaruh senjata styer.

Penampakan rumah dinas Ferdy Sambo yang tak terawat baik usai insiden penembakan terjadi. (sumber: Foto: Suara.com - M Yasir)

Dalam sidang tersebut, Bharada E mengaku baru pertama kali melihat lemari senjata yang ada di rumah Ferdy Sambo.

"Diajak saya masuk, Om Kuat juga ikut masuk, Om Kuat berhenti di meja rias, sebelum lorong ada meja rias, di situ baru saya lihat ibu masuk ke dalam ke kamar. Ibu tuntun terus sampai di lemari senjata yang mulia, ibu yang bukain pintu lemarinya," kata dia.

Banyak jenis senjata yang tersimpan dalam lemari tersebut. Dan hal itu membuat Bharada E terkejut.

"Saya kaget juga ternyata banyak semua senjata. Saya gantung senjata steyr baru saya 'izin bu'. Saya keluar sama om Kuat," kata dia. (*)

Sumber: Suara.com

Load More