SuaraCianjur.id- Kubu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi masih tetap keukeuh soal insiden pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Insiden yang tak terbukti itu, masih dipegang teguh oleh mereka, bahkan kuasa hukum Sambo dan Putri, Febri Diansyah masih ngotot dengan hal itu.
Bukan itu saja, Febri Diansyah juga turut menampilkan foto kebersamaan Brigadir J bersama keluarga Ferdy Sambo. Kedekatan antara Brigadir J dan Sambo menuju ke ranah informal, sehingga salah arti hingga mengarah kepada kekerasan seksual.
Febri Diansyah tak memberikan memberikan bukti pelecehan seperti visum atau jejak pelecehan. Yang ada dia malah menampilkan foto Brigadir J ketika berada di klub malam.
Apa yang dilakukan oleh kuasa hukum Ferdy Sambo dan istrinya itu, langsung di skak balik oleh kuasa hukum untuk keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak.
"Nah kalau kita kaitkan dengan pemerkosaan kata si Febri ini saya ini sudah rontok, kenapa? tidak ada visum. kedua rumah Magelang kan mereka kuasai yang namanya pemerkosaan pasti ada jejak DNA, bisa gak mereka buktikan ada enggak dari 35 bukti yang mereka tunjukan?" kata Martin Lukas seperti dikutip dari Suara.com, Sabut (7/1/2023).
Martin mengatakan kuasa hukum Sambo malah menunjukan bukti yang tidak ada kaitan dengan dugaan pelecehan seksual. Menurutnya tidak menjadi bukti kalau Brigadir J pergi ke klub malam, lalu dihubungkan dengan pemerkosaan.
"Enggak ada yang mereka buktikan apa? Foto pergi ke klub malam yang tidak ada kaitannya. Apakah kalau orang pergi ke klub malam bisa dibunuh? kalau orang ke klub malam pasti pemerkosa? kalau begitu Daden harus dibuhuh juga dong," jelasnya.
Menurut Martin jika logika pemerkosa ada kaitannya dengan kebiasaan pergi ke klub malam, seharusnya advokat pun bisa di bunuh.
Baca Juga: Kemana Hilangnya Lemari Senjata di Rumah Ferdy Sambo? Sempat Dibahas Bharada E di Sidang
"Kalau memang benar seperti itu saya yakin hampir 90 persen advokat di Indonesia pergi ke klub malam juga. Makanya saya tanya ke rekan Febri, pernah Tidak ke klub malam," kata Martin.
Alih-alih menanggapi pernyataan dari Martin Lukas, Febri Diansyah malah mengalihkan ke pembahasan lain.
Febri malah membahas soal Ferdy Sambo yang sebetulnya Cuma menyebutkan untuk menghajar bukan menebak, ketika memberikan titah kepada Bharada E alias Richard Eliezer. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim