SuaraCianjur.id - Pengamat politik, Boni Hargens, menyebut Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres) fantasi.
Ia juga mempertanyakan maksud Partai NasDem yang mengusung koalisi perubahan bersama partai lain.
Hal itu diungkapkan Boni dalam dialog di kanal youtube Indonesian Lawyers Club yang diunggah Sabtu (7/1/2023) dan dikutip cianjur.suara.com, Rabu (11/1/2023).
"Ini NasDem maunya apa sih sebenarnya? Dengan ada di kekuasaan, tapi sudah mengkampanyekan koalisi perubahan," kata Boni dalam dialog tersebut.
Ia pun menyindir soal gagasan dari koalisi perubahan yang dipelopori Nasdem.
Menurutnya, tidak jelas hal apa yang akan diubah oleh koalisi perubahan.
"Sementara belum dirumuskan apa yang mau dibuah, sementara capresnya sudah ada," tutur Boni.
Dalam kesempatan tersebut Boni menyebut ILC sebagai ruang berfantasi.
Ia lantas menerapkan istilah itu terhadap Anies Baswedan yang diusung Nasdem sebagai bacapres.
Baca Juga: KPK Kerja Sama dengan Polri Tangkap Lukas Enembe, Komisi III DPR Sebut Tak Perlu Ada Apresiasi
"Saya berpikir, jangan-jangan ini capres fantasi? di sini kita harus pastikan dulu," kata dia.
Seperti diketahui langkah partai NasDem belakangan ini membuat hubungannya dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memanas.
Selain mengusung Anies, Nasdem juga jadi pelopor koalisi perubahan yang disebut-sebut juga bakal didukung Partai Demokrat, dan PKS.
Kabarnya, koalisi tersebut akan segera dideklarasikan.
Ketua DPP Partai NasDem, Effendy Choirie,menegaskan tidak ada aturan hukum yang dilanggar atas langkah partainya yang mencalonkan Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.
"Enggak ada koridor dan hukum yang kita langgar," kata pria yang akrab disapa Gus Coy tersebut dalam diskusi di ILC.
Gus Coy tak memungkiri bahwa dukungan terhadap Anies Baswedan mengundang polemik. Menurutnya hal ini bisa menjadi pembelajaran bersama.
"Tidak ada etika yang dijadikan standar bersama, bahwa parpol ketika masih dalam perjalan pemerintahan yang didukung, kemudian menyambut pemilu berikutnya tidak boleh mencalonkan siapa-siapa. Ini kan belum ada aturan," kata dia. (*)
SUMBER: YOUTUBE INDONESIA LAWYERS CLUB
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Ulasan Law and The City: Drama Hukum dengan Nuansa Healing yang Hangat
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara