SuaraCianjur.id - Seperti diketahui, Tahun Baru Imlek 2023 yang jatuh pada 23 Januari mendatang akan dinamakan sebagai “Tahun Kelinci”.
Penamaan tersebut sesuai dengan urutan penanggalan kalender Tiongkok yang didasari pada urutan shio menurut astrologi Tionghoa.
Tetapi, ada fakta menarik. Seharusnya, Tahun Baru Imlek kali ini bukanlah giliran shio Kelinci.
Alih-alih ‘Tahun Kelinci’, Tahun Baru Imlek 2023 merupakan gilirannya ‘Tahun Kucing’. Loh, kok bisa? Mari kita simak legenda shio yang merupakan asal usul dari penanggalan Tionghoa.
Kucing, Shio ke-13 yang Gagal Masuk Penanggalan Imlek
Berdasarkan salah satu legenda Tiongkok yang ditulis dalam The Handbook of Chinese Horoscopes tulisan astrolog Theodora Lau, awalnya kucing merupakan salah satu hewan yang akan dimasukan dalam penanggalan Tionghoa oleh Kaisar Giok.
Alkisah, Kaisar Giok mengumumkan kepada 13 hewan bahwa nama-nama mereka akan dijadikan nama-nama tahun berdasarkan urutan mereka sampai ke kediamannya.
Agar dapat sampai di kediaman Kaisar Giok, hewan-hewan tersebut harus menyeberang sebuah sungai.
Ceritanya, Kucing dan Tikus tidak bisa berenang, tetapi dengan kecerdikan keduanya, mereka berhasil meminta tumpangan pada Kerbau yang baik hati dan naif.
Kerbau mempersilakan Kucing dan Tikus naik di punggungnya lalu menyeberangi sungai bersama-sama.
Baca Juga: Tips Jitu dr. Zaidul Akbar Dalam Mencegah Datangnya Penyakit, Khususnya Kolesterol dan Darah Tinggi
Kerbau sudah hampir sampai ke tepi, namun tikus mendorong kucing hingga jatuh ke sungai, kemudian segera turun dari punggung kerbau dan mendahuluinya menemui Kaisar Giok.
Sementara itu, Kucing yang sudah tenggelam seharusnya bisa menemui Kaisar sebelum Kelinci yang menyeberangi sungai dengan melompati bebatuan sungai.
Tapi pada akhirnya, kucing gagal sampai di kediaman Kaisar hingga namanya tidak dimasukkan menjadi anggota 12 shio.
Inilah alasannya kucing disebut sebagai "shio ke-13". Disebutkan juga, ini juga alasannya kucing selalu memburu tikus.
Sumber: Theodora Lau, The Handbook of Chinese Horoscopes.
Tag
Berita Terkait
-
Akibat Baca Buku Tentang Sejarah Ini Bikin Hati Gita Sinaga Goyah Jadi Ateis, Sempat Jadi Pasien RSJ?
-
Gempa Cianjur Bangunkan Gunung Gede yang Tertidur Lelap, Ini Catatan Sejarah Letusannya.
-
Sejarah Gempa Bumi di Cianjur
-
Sejarah Cianjur, Saksi Penyebaran Agama Islam di Indonesia Lengkap dengan Cerita Rakyatnya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air