SuaraCianjur.id – Gempa Cianjur sudah berlalu, namun masih menyisakan dampak yang begitu besar, salah satunya adalah kerusakan infrastruktur. Banyak fasilitas publik yang mengalami kerusakan berat, seperti Masjid.
Menanggapi hal tersebut, PCNU Cianjur dan LAZISNU PBNU berinisiatif untuk membantu pembangunan masjid untuk masyarakat, dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Miftahul Huda, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, kabupaten Cianjur, hari Rabu (22/2/2023)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PCNU Cianjur, Wakil Ketua LAZISNU PBNU, Baznas Cianjur, serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan ini, Deden Usman menuturkan bahwa pembangunan masjid ini relatif terlambat. Namun dirinya optimis bahwa enam bulan kedepan, masjid ini akan segera selesai.
"Kalau kita perhatikan memang pembangunan masjid ini bisa dibilang terlambat, disaat masjid-masjid terdampak lainnya sudah ada yang hampir selesai masjid ini baru mulai pembangunan. Meski demikian, insyaAllah akan kami bantu dan mudah-mudahan dalam waktu 6 bulan masjid ini sudah selesai,” ujar Ketua PCNU Cianjur, Ustad Deden Usman.
Sementara itu, selain peletakan batu pertama, dalam kegiatan ini ada pemberian dana sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan masjid dari LAZISNU PBNU sebagai dana stimulan dan 250jt dari Baznas Kab. Cianjur.
"Dana yang kami berikan sekarang sebesar Rp. 10jt merupakan dana stimulan, insyaAllah ke depannya kami akan dukung dan bantu pembangunan masjid ini,” ujar wakil ketua LAZISNU PBNU, Drs Qohari Kholil.
Kegiatan ini tentunya disambut positif oleh masyarakat. Namun, masyarakat juga berharap bahwa bantuan untuk pembangunan masjid ini bisa dilakukan sampai tuntas. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Latief, tokoh pemuda setempat.
"Alhamdulillah, masyarakat menyambut baik pembangunan masjid ini, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PCNU Kab. Cianjur, Baznas Kab. Cianjur, LAZISNU PBNU, serta semua pihak yang terlibat dan sama-sama peduli terhadap Desa Rancagoong,”Ujar Latief.
Baca Juga: Bahas Peluang Hukuman Mati Ferdy Sambo, Mahfud MD Duga Ferdy Sambo Akan Meninggal di Penjara
Latief memandang bahwa proses dalam masa pemulihan ini akan memakan waktu cukup lama dan biaya yang besar. Oleh karenanya ia berharap bantuan ini tetap mengalir hingga pembangunan tersebut tuntas. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Sheila on 7 Ngerap Lagi! Intip 3 Fakta Menarik dari Lagu Terbaru Sederhana
-
Bus ALS di Muratara Diduga Hindari Lubang Sebelum Tabrakan dengan Truk Tangki
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos