SuaraCianjur.id - Sebagaimana diketahui, PKS resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024, Minggu (26/2/2023).
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu mengatakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS telah mengamanahkan agar partainya mendapatkan paling sedikit suara 15 persen dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.
Ahmad Syaikhu optimis PKS bisa memenangkan Anies Baswedan dalam perebutan kursi Presiden RI.
"Ditambah lagi kemarin kita juga sudah mendapatkan amanah dari Majelis Syura yang ke delapan untuk memenangkan saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai Presiden RI di Tahun 2024," ujar Syaikhu dilansir dari Suara.com, Minggu (26/2/2023).
Syaikhu mengakui amanah ini tidaklah mudah dilakukan. Bahkan, ia menyebut target tersebut berat untuk diraih.
"Tentu saja amanah ini bukan amanah yang ringan, amanah yang berat, tetapi jika Allah SWT menghendaki InsyaAllah bisa menjadi ringan, InsyaAllah kita bisa menang," ucapnya.
Ia pun meminta semua kader PKS yang hadir dalam Apel Siaga itu berikrar agar nantinya selalu ingat untuk memenangkan PKS dalam Pemilu mendatang.
Bukan Koalisi Pertama Anies-PKS
Sebelumnya, Anies Baswedan dideklarasikan sebagai Calon Presiden 2024 oleh PKS, Jumat (24/2/2023).
Baca Juga: Kekeringan Musim Dingin Mengancam Italia dan Venesia Mengalami Air Surut yang Tidak Biasa
Hubungan Anies dengan PKS bukanlah sesuatu yang baru. Pasalnya, PKS juga menjadi partai pengusung Anies Baswedan saat mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta 2016 lalu.
Kini, setelah Anies lengser sebagai Gubernur DKI Jakarta, PKS kembali merapat bersama Anies Baswedan. Namun, kali ini Anies akan terjun dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
"Hari ini kita mulai babak baru, Bismillahirrahmanirrahim, kami dengan kerendahan hati dan memohon ridho serta pertolongan Allah Swt menyatakan menerima pencalonan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia dari PKS," tulis Anies Baswedan pada akun Instagram-nya, dikutip SuaraCianjur.id Minggu (26/2/2023).
Selain PKS, diketahui Partai Nasdem dan Demokrat berpotensi akan ikut mengusung Anies Baswedan, kendati hingga kini Demokrat belum melakukan deklarasi secara resmi. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Simak Naskah Teks Ikrar PKS di GBK, Ada Kalimat Menangkan Anies Baswedan Jadi Presiden 2024
-
PDIP Tegaskan Tak Gabung Koalisi Anies Baswedan, Hasto: Antitesa Jokowi!
-
Muhaimin Iskandar Pede Pemilu 2024 Tetap Gunakan Sistem Proporsional Terbuka
-
Bagaimana Posisi Wiranto Jika Bergabung dengan PAN? Ini Bocorannya Menurut Sekjen PAN Eddy Soeparno
-
Inilah Alasan PAN Terima Wiranto Bergabung dari Hanura, Ingin Gaet Pemilih Muslim
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta