SuaraCianjur.id- Stroke hemoragik adalah suatu kondisi kesehatan yang sangat serius yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan.
Kondisi ini dapat mempengaruhi sirkulasi darah normal di otak dan menyebabkan beberapa area kekurangan oksigen.
Selain itu, penumpukan darah juga dapat menekan area otak di sekitarnya, menyebabkan kerusakan atau bahkan kerusakan total.
Stroke hemoragik seringkali disebabkan oleh hipertensi atau tekanan darah tinggi, terutama jika tekanan darah seseorang sangat tinggi dalam jangka waktu yang lama atau konsisten.
Ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan stroke hemoragik, antara lain aneurisma otak, tumor otak baik primer maupun metastatik, kondisi yang melibatkan pembuluh darah yang lemah di otak seperti penyakit moyamoya atau angiopati amiloid serebral, penggunaan obat pengencer darah yang dapat memicu atau memperburuk pendarahan di otak, cedera kepala, dan stroke iskemik yang kemudian mengalami perdarahan sekunder.
Ada berbagai jenis gejala yang muncul pada stroke hemoragik, tergantung pada lokasi pembuluh darah yang pecah dan jenis stroke hemoragik yang dialami oleh penderita.
Pendarahan intraserebral biasanya terjadi tiba-tiba tanpa peringatan dan memburuk dalam waktu 30-90 menit setelahnya.
Tanda-tanda stroke hemoragik yang mungkin dialami oleh pasien dapat bervariasi dan meliputi beberapa gejala seperti sakit kepala tiba-tiba yang parah, sensitivitas terhadap cahaya atau fotofobia, rasa pusing, mual dan muntah, kejang-kejang, pingsan, kesulitan dalam berbicara atau kehilangan kemampuan berbicara (afasia), kelemahan pada satu sisi tubuh, kelumpuhan atau hilangnya indra peraba, kehilangan satu sisi dari semua indra dua sisi seperti penglihatan, pendengaran dan sentuhan, serta kaku pada leher.
Beberapa upaya untuk mencegah stroke hemoragik adalah mengelola kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan kolesterol tinggi.
Baca Juga: Puan Maharani Minta Jangan Ada Pungli dalam Pengurusan Sertifikat Tanah
Selain itu, menjaga pola makan sehat dan berat badan yang ideal juga berperan penting dalam peredaran darah dan kesehatan jantung.
Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan juga dianjurkan, karena masalah yang dapat menyebabkan stroke seringkali dapat dideteksi jauh sebelum gejalanya muncul.
Menghindari gaya hidup berisiko seperti merokok, penggunaan tembakau (termasuk vaping), penyalahgunaan obat resep atau narkoba, penyalahgunaan alkohol, dan perilaku berbahaya lainnya juga dianjurkan.
(*/Tigor Hutabarat)
Sumber: halodoc.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI