SuaraCianjur.id - Motor Harley-Davidson yang ditunggangi tersangka kasus penganiayaan terhadap anak petinggi GP Ansor, Mario Dandy Satriyo tengah menjadi sorotan publik.
Pasalnya, motor yang termasuk golongan Moge (Motor gede) mewah tersebut bukanlah motor sembarangan.
Setelah ditelusuri, motor Harley-Davidson yang sering dipamerkan Mario Dandy di media sosial tersebut memiliki harga yang fantastis.
Sayangnya, belakangan diketahui motor Harley Davidson tersebut tidak memiliki surat-surat alias motor bodong.
Kendati demikian, jenis Harley-Davidson apa yang sebenarnya digunakan oleh Mario Dandy Satriyo hingga menjadi viral di media sosial?
Tim cianjur.suara.com menelusuri situs resmi Anak Elang Harley-Davidson sebagai distributor Harley-Davidson di Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Setelah dicari tahu, moge Harley-Davidson yang digunakan Mario Dandy merupakan Harley-Davidson tipe Road Glide.
Road Glide termasuk ke dalam jenis motor touring. Banderol harga yang ditawarkan pun jelas tidaklah murah.
Hal ini dikarenakan Harley-Davidson Road Glide merupakan moge yang biasa digunakan untuk mengawal tamu negara.
Baca Juga: Resmi! AG Ditetapkan Sebagai Pelaku Kasus Penganiayaan David
Sebagai pengetahuan, Korlantas Mabes Polri bahkan pernah memborong 10 unit motor Harley-Davidson Road Glide untuk keperluan mengawal pemimpin, pejabat dan tamu negara 2018 silam.
Hal itu diungkapkan Kepala Sub Direktorat Pengawal dan Patroli Jalan Raya Direktorat Penegakan Hukum Korlantas Polri, Kombes Pol Bambang Sentot Widodo.
Berikut daftar harga Harley-Davidson Road Glide tahun 2023 dikutip dari laman Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta:
Road Glide Special - Black Finish: Rp 1.055.832.000 (Vivid Black), Rp 1.070.928.000 (color), Rp 1.088.466.000 (two-tone)
Road Glide ST: Rp 1.042.179.000 (Vivid Black), Rp 1.057.386.000 (color), Rp 1.115.883.000 (custom).
Sebagai catatan, harga tercantum merupakan harga off the road. Artinya, harga tersebut belum termasuk pajak dan surat-surat kendaraan. (*)
Sumber: Anak Elang
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! AG Ditetapkan Sebagai Pelaku Kasus Penganiayaan David
-
CEK FAKTA: TNI Serang dan Jebol Tembok China, Tembakkan 36 Rudal dalam 2 Jam Selama Satu Malam?
-
Beredar Percakapan AG dengan David Sebelum Aksi Penganiayaan, Brimob Jadi Ancaman
-
Kasus Penganiayaan Mario Dandy Bukan Hanya Masalah Pidana, Ada Unsur Kekerasan Simbolik Negara
-
Keluhan Pejabat DJP Sumut II Terhadap Sri Mulyani Indrawati: "Menteri Terlalu Cepat Mengaitkan Kasus Penganiayaan dengan Institusi DJP"
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus