/
Kamis, 09 Maret 2023 | 15:51 WIB
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat ditemui wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/4/2022). (Suara.com/Novian). (Foto Istimewa)

SuaraCianjur.Id- Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap aliran transaksi keuangan yang cukup besar atas nama Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Makassar, Andhi Pramono.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menyebutkan bahwa nilai transaksi keuangan Andhi Pramono seperti angkutan antar kota dan antar provinsi (AKAP) yang saling nyelip dengan mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo.

Dikutip dari Suara.com, "Seperti bus AKAP saling salip," kata Ivan dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/3/2023).

Sementara diketahui, mutasi dana milik Rafael Alun di sekitar 40 rekening bank miliknya mencapai Rp 500 miliar, bahkan diprediksi akan bertambah.

Ivan juga membongkar secara rinci aliran dana tunai Andhi. PPATK menemukan ada dana masuk dari perusahaan hingga pembelian barang-barang mewah.

"Setoran tunai jumlah besar, dari perusahaan-perusahaan, pembelian barang-barang mahal dan lain-lain," kata Ivan.

Sementara itu, Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menyatakan bahwa ia akan memanggil Andhi pekan depan. Pahala meyebut, sudah menerima laporan hasil analisis transaksi keuangan Andhi.

"Kami akan lakukan pemeriksaan LHKPN, kita klarifikasi terhadap saudara Andhi Pramono, mungkin minggu depan kami undang," kata Pahala di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/7/2023) kemarin. (*)

Baca Juga: Tak Hanya Indah, 7 Unsur Sapta Pesona yang Harus Dimiliki Objek Wisata

Load More