/
Jum'at, 10 Maret 2023 | 14:18 WIB
ilustrasi hubungan asmara (Freepik/couple spending time)

SuaraCianjur.Id- Dalam sebuah hubungan asmara, seringkali terjadi kejenuhan antara pasangan. 

Kamu masih mencintainya, tetapi merasa perlu untuk mengambil jeda sementara untuk menghindari rasa bosan yang mulai timbul.

Namun, mengucapkan kata-kata seperti "Kita istirahat dulu" dapat menimbulkan kesalahpahaman pada pasangan, terutama jika tidak dijelaskan dengan baik. 

Selain kesalahpahaman, itu pun masuk dalam red flag dalam sebuah hubungan.

Ada kemungkinan pasanganmu akan mengira bahwa kamu ingin putus padahal sebenarnya kamu hanya membutuhkan waktu untuk diri sendiri.

Mengambil waktu istirahat dalam hubungan bukanlah hal yang negatif. Bahkan, hal tersebut dapat meningkatkan kesehatan hubungan bersama pasangan. 

Akan tetapi, terdapat sekelompok orang yang meminta waktu istirahat hanya karena tidak ingin mengakhiri hubungan terlebih dahulu. 

Hal ini dapat membuat pasangan menunggu dengan tidak pasti, sementara si pelaku telah menemukan kebahagiaan baru. Oleh karena itu, penting untuk memastikan apa yang sebenarnya diinginkan. 

Jika keputusan untuk berpisah telah diambil, sampaikan dengan jujur sejak awal. Namun, jika yang diharapkan hanya ruang pribadi, sampaikan dengan baik agar tidak menjadi masalah di masa depan.

Baca Juga: BLACKPINK Cetak Rekor Dunia Guinness, Jadi Grup Musik Wanita yang Paling Banyak Diputar dalam Sejarah Platform Spotify

Alasan yang Jelas

Alasan yang jelas sebelum berbicara kepada pasangan penting untuk dipertimbangkan karena hal itu dapat menghindari penyesalan di kemudian hari. 

Dengan memikirkan kebutuhan, kesulitan, dan durasi jeda yang dibutuhkan dengan matang, kamu dapat mengkomunikasikan hal-hal tersebut dengan pasangan dengan jelas dan tanpa ambigu. 

Jujur dengan Perasaan

Selain itu, penting untuk berbicara jujur tentang perasaanmu pada pasangan. Meskipun kebenaran bisa menyakitkan, itu lebih baik daripada berbohong demi menjaga perasaan pasangan. 

Dalam pembicaraan tersebut, kamu dan pasangan bisa mencari solusi bersama untuk mengatasi masalah yang ada. 

Jika keputusan untuk beristirahat sudah dibuat, pastikan untuk memberikan kepastian pada pasangan agar mereka tidak salah mengartikan permintaanmu. 

Dengan begitu, kedua belah pihak telah setuju dan memiliki pemahaman yang sama.

Batasan masing-masing

Agar tidak terjadi kesalahpahaman, kamu dapat meminta pasangan memberimu waktu selama beberapa minggu atau bulan untuk menyelesaikan masalah dalam hubungan. 

Kamu harus meyakinkan pasangan bahwa kamu masih mencintainya dan tidak berniat untuk meninggalkannya.

Selanjutnya, kamu dapat membuat aturan dan batasan bersama pasangan untuk memastikan bahwa kalian berdua mengerti dan sepakat dengan situasi tersebut. 

Ini adalah langkah penting untuk menghindari kebingungan dan konflik selama waktu "istirahat" tersebut. 

Pastikan kalian berdua mematuhi aturan yang telah disepakati agar hubungan kalian tetap sehat dan saling menghormati.

Bersiap dengan segala kemungkinan yang terjadi

Tetapi, perlu diingat bahwa tidak semua pasangan akan menerima permintaanmu dengan tenang. Meskipun kamu sudah menjelaskan niatmu dengan baik, reaksi pasangan mungkin tidak seperti yang kamu harapkan.

Oleh karena itu, kamu harus siap menghadapi skenario terburuk, seperti jika pasangan menolak permintaanmu. 

Kamu perlu mempertimbangkan langkah selanjutnya apakah ingin melanjutkan hubungan atau memutuskan hubungan.  Jika pasangan tidak mau mendengarkanmu, kamu perlu memikirkan apakah pasanganmu layak dipertahankan atau tidak. (*)

(*/Haekal)

Sumber: Instagram Vice Indonesia

Load More