- Kapolri Listyo Sigit Prabowo berkomitmen menangani terbuka kasus Bripka MS menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara.
- Dua pelajar dianiaya Bripka MS, satu korban meninggal dunia dan satu korban mengalami patah tulang.
- Polri berkomitmen menegakkan hukum dan kode etik secara transparan, akuntabel, serta menyampaikan permohonan maaf.
Suara.com - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri untuk menangani secara terbuka dan transparan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Maluku Tenggara yang menyebabkan satu korban meninggal dunia.
"Saya kira hal-hal yang seperti itu kita transparan ya," kata Sigit dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Minggu (22/2/2026).
Sigit menyampaikan bahwa Korps Bhayangkara saat ini telah melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap peristiwa tersebut guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini mencuat setelah Bripka MS diduga memukul kepala siswa MTsN Maluku Tenggara berinisial AT (14) hingga korban mengalami luka parah, bersimbah darah, dan akhirnya meninggal dunia. Selain AT, anggota Brimob yang bertugas di Mako Brimob Pelopor C itu juga diduga menganiaya NK (15), kakak korban, hingga mengalami patah tulang.
Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa institusinya tidak akan mentolerir pelanggaran hukum maupun kode etik yang dilakukan oleh anggotanya.
"Polri berkomitmen tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik terhadap individu yang terlibat secara transparan dan akuntabel," kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Johnny menyatakan Polri mengajak keluarga korban serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal proses penegakan hukum agar berjalan sesuai prinsip hukum, transparan, dan akuntabel. Ia juga menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu.
Selain itu, Polri turut menyampaikan permohonan maaf atas tindakan individu anggota kepolisian yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, serta berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Johnny juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu korban dalam insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa Polri menyampaikan empati dan belasungkawa kepada keluarga besar korban.
Baca Juga: Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine
Kepolisian menyatakan akan terus mendoakan serta memberikan dukungan moral kepada keluarga korban agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut, sembari memastikan proses hukum terhadap pelaku berjalan secara profesional dan transparan.
Berita Terkait
-
Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine
-
Yusril Tegaskan Bripda MS Harus Diadili Pidana dan Disidang Etik atas Kematian Anak di Tual
-
Wamen HAM Mugiyanto: Oknum Brimob Aniaya Anak Hingga Tewas Pelanggaran HAM
-
Jangan Ada Impunitas di Kasus Tual, KPAI Desak Hukum Berat Pelaku dan Evaluasi Total SOP
-
Pukul Siswa hingga Tewas karena Disangka Balap Liar, Mabes Polri Pastikan Proses Pidana Bripka MS!
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
-
Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan
-
Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas
-
Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat
-
Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral
-
Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran