SuaraCianjur.Id- Ketika Tuchel mengambil alih posisi pelatih dari Conte di Tottenham, hal ini dikaitkan dengan masa depan pelatih terkenal asal Italia tersebut.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Conte, mantan pelatih Juventus dan Inter Milan, diisukan akan dipecat atau tidak akan diperpanjang kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2023.
Baru-baru ini, Conte mengakui kesiapannya untuk dipecat, menyusul kegagalan tim yang ia latih dalam Liga Champions 2022/23.
Kondisi ini yang membuat jabatan Antonio Conte sebagai pelatih Tottenham Hotspur terancam dan membuat klub mulai mencari penggantinya.
Thomas Tuchel, yang saat ini tanpa klub, diincar oleh Tottenham karena prestasi gemilangnya bersama rival sekotanya.
Meskipun ada laporan bahwa pelatih asal Jerman itu menolak tawaran untuk melatih Tottenham, kenyataannya ia masih terbuka untuk bergabung dengan klub itu sebagai pengganti Antonio Conte, dengan syarat klub tersebut dapat memenuhi satu persyaratan.
Thomas Tuchel akan menjadi pengganti Antonio Conte di Tottenham Hotspur jika tim itu berhasil finis di empat besar Liga Inggris.
Dalam kata lain, Tuchel bersedia melatih Spurs jika mereka tampil di Liga Champions musim depan.
Syarat ini sangat penting karena Tuchel ingin terus berkompetisi di liga elit Eropa.
Baca Juga: Mengenal M982 Excalibur, Peluru Artileri yang menjadi Momok Pasukan Rusia
Sebelumnya, Tuchel telah memimpin PSG hingga ke final Liga Champions pada 2019/20 dan membawa Chelsea menjadi juara di musim 2020/21.
Tuchel ingin meningkatkan reputasinya sebagai pelatih top dan memenangkan Liga Champions untuk kedua kalinya dalam kariernya.
Namun, untuk itu terjadi, Tottenham harus memenuhi syarat Tuchel, yaitu finis di empat besar Liga Inggris untuk lolos ke kompetisi teratas Eropa.
Namun, ini tidak mudah karena Spurs harus bersaing dengan Liverpool dan Newcastle United.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa para pemain mulai kehilangan kepercayaan terhadap Conte sebagai pelatih.
Hal ini bisa menjadi hambatan bagi Tottenham untuk merekrut Tuchel karena ambisinya untuk finis empat besar mungkin akan terhambat akibat kegagalan Conte.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Tanah Bergerak di Tegal Disebut Bakal Berulang, Pakar Geologi UGM: Tak Layak Huni, Cari Lokasi Baru!
-
Manchester City Dilaporkan Siap Gelontorkan Rp2,29 Triliun untuk Elliot Anderson
-
Pendaftaran Ormas di Riau Sekarang lewat Aplikasi, Begini Tata Caranya
-
Isyarat PSSI: Debut John Herdman di Timnas Indonesia Tanpa Pemain Naturalisasi Baru
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Nyetrum Jika Kena Hujan? Ini Rekomendasi Selis yang Aman
-
Peringkat 154 Dunia Jadi Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Format Pertandingan
-
Sisi Lain Hobi Membaca: Antara Kesehatan Mental dan Kelelahan Emosional
-
5 Smartwatch 2 Jutaan dengan GPS Akurat dan Fitur Rasa Mahal
-
AS Roma Tetapkan Standar Gaji Baru, Paulo Dybala Berpotensi Hengkang Akhir Musim
-
Kapan Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap I 2026, Ini Ketentuannya