SuaraCianjur.id- Bagi pasangan suami istri khususnya berhubungan intim jangan hanya dianggap sebagai ‘sekedar’ saja.
Terkhusus bagi psangan pasutri harus ada komunikasi terbuka, terkait dengan urusan yang satu ini jangan sampai memalsukan orgasme demi melihat pasangannya puas.
Dijelaskan menurut pakar Seksolog kondang, Zoya Amirin, dilansir dari kanal YouTube Ngobrol Asix, banyak pasangan yang berpisah atau berselingkuh. Hal itu terjadi akibat ditimbulkan oleh salah satu faktor ketidaknyamanan ketika berhubungan suami istri.
Saat berhubungan suami istri, ada komunikasi yang terjalin supaya kebutuhan dari masing-masing bisa terpenuhi.
“Saat berhubungan bukan hanya memuaskan satu pasangan saja, tapi kedua pasangan harus sama-sama terpuaskan,” kata Zoya Amirin dikutip dari kanal Youtube Ngobrol Asix, Senin (13/3/2023).
Zoya Amirin menerangkan, tak sedikit dari istri yang melakukan fake orgasm atau berpura-pura mencapai orgasme ketika bermain dengan suaminya. Hal itu dilakukan demi memuaskan suaminya saja. Padahal dibalik itu sang istri tidak merasakan apa-apa.
Merasakan orgasme kerap kali dijadikan patokan dalam berhubungan berhubungan suami istri.
Zoya mengatakan, kalau sampai kebiasaan memalsukan orgasme dalam biduk rumah tangga maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi rasa hambar.
Jika dalam rumah tangga terjadi seperti, maka perlu diwaspadai akan rentan terjadi ancaman bagi rumah tangganya.
Baca Juga: Zoya Amirin Ungkap Bahaya Kecanduan Nonton Video Porno, Dampaknya Bisa Setara dengan Kokain!
Menurut Zoya Amirin jika tujuan berhubungan suami istri terbagi menjadi tiga.
Mempunyai keturunan, rekreasi dalam artinya punya pemikiran yang sama ketika berhubungan.
“Suami Istri saat sedang berhubungan tidak boleh memikirkan orang lain,” kata Zoya Amirin.
Kemudian ketika adalah relasi. Artinya terjalin hubungan komunikasi ketika berhubungan suami istri.
Menurut Zoya komunikasi diciptakan untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh masing-masing pasangan yang sudah menikah.
Zoya Amirin mengatakan, kalau hubungan dalam rumah tangga bukanlah seperti lem perekat, namun kebutuhan biologis bagi pasutri adalah seperti madu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena