SuaraCianjur.id – Nama Gubernur Jawab Barat, Ridwan Kamil, menjadi sorotan dalam dua hari terakhir. Hal ini terkait dengan dipecatnya seorang guru bernama Muhammad Sabil Fadhillah, dari SMK Telkom Sekar Kemuning, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Pemecatan ini diduga akibat sabil memberikan komentar kata “maneh” kepada pria yang akrab disapa Kang Emil, yang dianggap kasar oleh pihak sekolah.
Namun, pihak sekolah mengkonfirmasi bahwa pemecatan ini dilakukan setelah sebelumnya Sabil juga mendapatkan Surat Peringatan (SP) akibat berkata kasar ke muridnya yang menyebabkan orang tua siswa tidak terima.
Di sisi lain, terkait dengan polemik yang melibatkannya, Kang Emil tetap kalem dan melanjutkan kerjanya sebagai Gubernur.
Kali ini Kang Emil fokus untuk meninjau dan meresmikan Waduk Darma di Kuningan.
“Saya resmikan tadi penggunaannya dan selesainya revitalisasi selama 2 tahun. Dan dengan hadirnya ekonomi pariwisata ini, Insya Allah bisa memberikan pendapatan dan kesejahteraan untuk ekonomi setempat,” tulis Kang Emil di akun resmi Twitternya, dilihat Kamis (16/3/2023).
Selain itu, Kang Emil juga menghimbau agar masyarakat jangan lupa berkunjung ke Waduk Darma yang sudah rapih dan tertata.
“Jika ke Kuningan jangan lupa piknik ke Waduk Darma. Sekarang sudah rapih tertata dan keren. Fungsi air dari waduk ini untuk mengairi sawah-sawah tidak hanya di Kuningan juga ke wilayah Cirebon, Indramayu dan sebagian wilayah Jawa Tengah,” sambung Kang Emil.
Mesik demikian, Kang Emil juga sudah memberikan klarifikasi terkait dengan pemecatan tersebut. Dirinya menegaskan agar guru tersebut tidak dipecat, tapi cukup untuk dinasihati saja.
Baca Juga: Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo Laporkan Akun YouTube Agenda Politik ke Bareskrim Polri
“Karenanya setelah berita itu hadir, saya sudah mengontak sekolah/yayasan, agar yang bersangkutan untuk cukup dinasehati dan diingatkan saja, tidak perlu sampai diberhentikan,” ucap Kang Emil. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis