/
Senin, 27 Maret 2023 | 15:29 WIB
Spanduk massa pendemo PA 212, yang menolak keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20. Akhirnya FIFA membatalkan drawing di Bali (Foto: Suara.com- Faqih)

SuaraCianjur.idFIFA resmi melakukan pembatalan terhadap agenda drawing Piala Dunia U20 yang sebelumnya direncakan pada 31 Maret 2023. 

Pembatalan ini disebabkan oleh beberapa faktor, utamanya adalah terdapat beberapa pihak yang menolak keikutsertaan timnas Israel dalam ajang tersebut. 

Adapun dilansir dari akun Instagram @box2boxbola, Senin (27/3/2023), beberapa pihak yang melakukan penolakan terdiri dari parpol, ormas, dan kepala daerah. Berikut beberapa pihak yang diduga lakukan penolakan:

1.       Gubernur Bali, I Wayan Koster

2.       Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

3.       Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

4.       Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

5.       Boycott, Divesment, dan Sanction (BDS) Indonesia

6.       Medical Emergency Rescue Committee (MER-C)

Baca Juga: 8 Momen Atta dan Aurel Beli Kado Ultah Buat KD di Mekah, Kaget dengan Harga Sajadah Jutaan Rupiah

7.       Aqsa Working Group (AWG)

8.       Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI)

9.       Aliansi Solo Raya (ANSOR)

10.   Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)

11.   Massa Front Persaudaraan Islam (FPI), Alumni 212, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwan (GNPF)

Penolakan ini berbuntut panjang untuk penyelenggaraan Piala Duni U20 di Indonesia. Bahkan pembatalan yang terjadi bukan hanya proses drawing, tapi juga Indonesia akan batal secara keseluruhan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. 

Load More