SUARA CIANJUR – Belakang ini, timnas Indonesia gemar menggunakan pemain naturalisasi. Beberapa pemain sudah bermain pada laga penting, seperti Marc Klok dan Jordi Amat.
Adapun sosok penting yang berperan dalam naturalisasi pemain adalah Hasani Abdul Ghani. Mantan Exco PSSI ini beberkan cara dan proses naturalisasi pemainnya. Hal ini dia sampaikan di lama Instagram pribadinya @hasaniabdulgani, dilihat Sabtu (15/4/2023).
Dalam postingannya tersebut, setidaknya ada tujuh cara yang dilakukan dalam menaturalisasi pemain, diantaranya adalah;
1. Direktur Teknik (Dirtek) PSSI menyusun database pemain2 keturunan yang ada diluar negeri.
2. Tim pelatih Timnas, merekomendasi para pemain yang mau direkrut untuk kepentingan Timnas.
3. Tim legal PSSI, mempelajari dari sisi legalitasnya, supaya tidak ada pelanggaran hukum, baik kepada negara maupun kepada FIFA. (Dasar hukum: UU No 12 Tahun 2006. Pasal 19 dan 20. Dan Article 7 dan 9 dari FIFA)
4. Belajar dari pengalaman sebelumnya, sering gagal untuk mendapatkan pemain yg dipilih (setelah si Pemainnya bersedia untuk di naturalisasi), akhirnya federasi membuat kerja sama dengan pihak ketiga (lawyer atau agent) diluar negeri. Tujuannya supaya tidak ada kesalahan dikemudian hari dan sekalian untuk mempermudah komunikasi pada saat berbicara dengan manajemen sipemain.
5. Setelah ada permintaan dari tim pelatih. PSSI coba mengkontak sipemain yang di maksud. Contoh, Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama. Setelah pemain tersebut menyatakan bersedia. Tim legal PSSI meminta dokumen2 pendukung. Kalau semua syarat terpenuhi baru di proses.
6. Ingat, yang pertama di kontak bukan agentnya tapi si pemain. Setelah pemainnya sudah OK. Sipemain akan menunjuk agentnya atau orang tua sipemain (khusus utk pemain U20) untuk urusan selanjutnya baik administrasi maupun lainnya. Disinilah pihak ke 3 (lawyer) yang diminta tolong PSSI berhubungan dengan pihak lawyer/agent si pemain.
Baca Juga: Punya Tokoh Berpotensi Menang Pemilu, Pengamat: Koalisi Besar Sesuatu yang Nyata
7. Kalau semua sudah sepakat. Baru PSSI mengajukan kepada negara untuk melakukan naturalisasi para pemain tersebut.
"Demikian sedikit gambaran proses naturalisasi pemain diaspora, berdasar dari pengalaman saya saat mengurus Jordi, Sandy dan Shayne. Semoga bermanfaat. Terima kasih," tulis Hasan Abdul Ghani dalam postingan instagramnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Bukan Full Daring! Sekolah di Bogor Akan Terapkan Sistem Hybrid Demi Efisiensi
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat
-
Di Balik Amplop THR: Lebaran Sebagai Ruang Kelas Sunyi yang Membentuk Karakter Anak
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Catat Tanggalnya! Nekat Langgar Jalur di Pasar Bogor, Pengemudi Sayur Bakal Ditilang
-
Spesifikasi Redmi K100 Pro Max Bocor, Calon Raja Flagship dengan Chip 2nm dan Kamera 200MP
-
Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia
-
6 Tips Penting Saat Mencari Tiket Pesawat Balikpapan Makassar Paling Hemat
-
Ramalan Zodiak Cinta 25 Maret 2026: Aries hingga Pisces Harus Jujur
-
Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia