SUARA CIANJUR - PPP belum mempertimbangkan calon presiden untuk bergabung dalam koalisi besar yang sedang diperbincangkan.
Hal ini dikarenakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yang telah dibentuk dengan Golkar dan PAN, masih belum memutuskan calon presiden yang akan diusung.
"Sehingga di kemudian hari soal KIB, jangankan kita bicara koalisi besar wong di dalam KIB saja belum firm soal calonnya kan," ujar Juru Bicara PPP Usman Tokan.
Usman memastikan bahwa PPP saat ini belum memiliki keputusan pasti terkait calon presiden untuk koalisi besar yang kemungkinan akan dibentuk. PPP memilih untuk menunggu dan memperhatikan figur-figur yang tepat dan layak untuk diusung ke depan.
"Jadi PPP hari ini pada posisi seperti pernyataan bahwa kami masih melihat waktu kita masing panjang, masih melihat figur-figur yang muncul ke permukaan itu," jelas Usman.
Usman menganggap bahwa kemungkinan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan bubar di masa depan tidaklah mustahil.
Menurutnya, hal ini bisa disebabkan oleh pola kerja dan komunikasi internal yang terkesan tidak berjalan dengan baik dan cenderung memainkan kepentingan sendiri.
Dia menyatakan bahwa PPP akan mengamati perkembangan yang terjadi dan menyesuaikan strategi politiknya sesuai dengan keadaan yang ada.
Usman mengamati bahwa dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), beberapa pertemuan partai tidak dilakukan secara bersama-sama dengan mengatasnamakan KIB.
Baca Juga: Gus Muhaimin Dukung Luhut Tolak APBN sebagai Jaminan Kereta Cepat
Sebaliknya, setiap partai mengadakan pertemuan terpisah dengan partai lain. Misalnya, Golkar bertemu dengan Perindo dan PSI, PAN bertemu dengan PBB, dan begitu pula dengan PPP dan partai lainnya.
Menurut Usman, tindakan semacam itu menunjukkan adanya cara kerja dan pola komunikasi di internal KIB yang terkesan mandiri dan tidak solid, sehingga memicu kemungkinan pembubaran KIB di masa depan.
"Jadi ada analisa pihak tertentu bahwa KIB ini akan tidak solid atau pecah misalnya atau bubar. Bisa saja terjadi seperti itu kalau misalkan pola komunikasi politiknya kayak gini gitu ya," sebut Usman.
Menurut Usman, tiga partai dalam KIB seharusnya bisa bekerja sama secara kompak, bukan bertindak sendiri-sendiri, terutama dalam menerima kunjungan dari partai lain.
Oleh karena itu, baik Golkar, PAN, dan PPP harus menerima kunjungan tersebut secara bersama-sama dan mengatasnamakan KIB, bukan mewakili partai secara terpisah.
"Kan kalau misalnya oke kalau kita mau menerima dari Gerindra, kalau kita mau nerima apa namanya ini PKB, kita mau nerima PSI, kita mau nerima dari PBB, kalau misalkan kita mau bilang kita koalisi KIB mau sudah bilang firm kan harusnya menerima mereka bareng dong. Kan begitu ya," papar Usman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
Jadwal Tayang Film Spesial Lebaran di TV, Paling Banyak Trans 7
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
LIVE STREAMING: Car Free Night Warnai Malam Takbiran di Jakarta
-
Bagikan THR Lebaran Lebih Mudah, BRI Catat 45,9 Juta Pengguna BRImo Aktif Gunakan Layanan Digital
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
BRI Lebaran 2026: Kirim THR Digital Cukup 6 Langkah Lewat Fitur QRIS Transfer BRImo
-
Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Dituding Pelakor, Jeni Rahmadial Finalis Puteri Indonesia Dilabrak Istri Sah di Tempat Umum