SUARA CIANJUR - Ketua Umum Pergerakan Rakyat Berdaulat, Wahab Talaohu, mengungkapkan bahwa Erick Thohir bisa menjadi faktor penentu kemenangan dalam Pilpres 2024, dengan julukan khusus 'Erick Thohir Effect' atau ETE.
Menurut Wahab, pengaruh yang kuat dari Menteri BUMN ini terkait dengan popularitasnya sebagai bakal calon wakil presiden atau cawapres yang terus meningkat.
"Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan ada Erick Thohir Effect (ETE) yang begitu kuat," kata Wahab.
Sedangkan elektabilitas kandidat cawapres lainnya justru stagnan atau menurun. Menurut Wahab, Erick Thohir selalu berhasil meningkatkan elektabilitas bakal capres 2024 seperti Ganjar Pranowo dan dirinya sendiri.
Indikator Politik Indonesia juga menunjukkan hasil empat simulasi di mana Erick selalu memenangkan pasangan capres yang ia dukung.
"Bisa kita lihat dalam simulasi pertama, pasangan Prabowo-Erick berada di urutan teratas dengan (elektabilitas) 32,8 persen. Sementara Ganjar-Sandiaga 32,5 persen dan Anies-AHY hanya 24,4 persen," papar Wahab.
Dalam simulasi kedua, ketika Erick dipasangkan dengan Prabowo untuk melawan pasangan Ganjar dan Ridwan Kamil, Erick tetap mampu membawa Prabowo keluar sebagai pemenang meskipun dengan margin yang tipis.
Simulasi ini menunjukkan bahwa Prabowo-Erick memperoleh dukungan sebesar 34,4 persen dari responden, sedangkan Ganjar-Ridwan Kamil memperoleh dukungan sebesar 33,1 persen.
Sementara itu, pasangan Anies-Khofifah hanya memperoleh dukungan sebesar 21,5 persen.
Baca Juga: Beradu Akting dengan Lee Dong Wook, Ini 6 Potret Ryu Kyung Soo di Tale of the Nine Tailed 1938
Dalam simulasi ketiga, pasangan Prabowo-Erick kembali memenangkan pemilihan meskipun dengan margin yang lebih besar daripada simulasi sebelumnya, dengan dukungan sebesar 33,6 persen.
Sedangkan pasangan Ganjar-Khofifah memperoleh dukungan sebesar 32,7 persen dan pasangan Anies-AHY hanya memperoleh dukungan sebesar 24,5 persen.
Dalam simulasi keempat, Erick dipasangkan dengan Ganjar Pranowo, dan hasilnya menunjukkan kemenangan bagi pasangan tersebut.
Hal ini menunjukkan kehebatan Erick dalam meningkatkan elektabilitas pasangan calon yang dipilihnya, sebagaimana terbukti dalam empat simulasi yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia.
"Simulasi terakhir saat (Erick) dipasangkan dengan Ganjar mendapat 35,8 persen, unggul cukup jauh dari Prabowo-Khofifah yang 30,5 persen dan Anies-AHY 24,1 persen," lanjutnya.
Kemungkinan besar Erick dapat membawa Prabowo atau Ganjar memenangkan Pilpres 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
5 Fakta Sumur Minyak Ilegal di Hindoli: 3 Tersangka Ditangkap, Dugaan Penyalahgunaan HGU Disorot
-
Baru 6 Hari Menjabat, Ketua Ombudsman Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Belajar Ikhlas di Taman Rusa USU: Ruang Pulang Saat Saya Berada di Titik Terendah
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Jangan Salah Beli! 4 HP yang Masih Worth It di Tengah Harga yang Naik
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Kaltim Diminta Waspada Potensi Kemarau Juni-Agustus 2026