SUARA CIANJUR - Baru-baru ini Indonesia dihebohkan dengan adanya kabar bahwa band Coldplay akan konser di Indonesia. Hal ini tentu langsung membuat masyarakat ingin datang dan menikmati konser tersebut.
Di sisi lain, ada juga yang sebagian orang yang takut kehilangan momen, meskipun tidak begitu tahu tentang Coldplay. Fenomena ini seringkali disebut dengan FOMO. Lantas apa itu FOMO? Berikut ulasannya.
FOMO atau Fear of Missing Out adalah kondisi psikologis yang muncul ketika seseorang merasa takut atau cemas akan melewatkan sesuatu yang sedang terjadi atau menjadi trend di sekitarnya.
Fenomena FOMO umumnya terjadi pada era digital saat informasi dan aktivitas sosial dapat diakses dengan mudah melalui media sosial dan teknologi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa orang mengalami FOMO:
1. Kekhawatiran untuk Tidak Terhubung Sosial
Salah satu alasan utama mengapa orang mengalami FOMO adalah kekhawatiran untuk tidak terhubung sosial dengan teman atau kelompoknya.
Orang ingin merasa termasuk dan terlibat dalam kegiatan sosial yang sedang tren, seperti menghadiri acara, bertemu teman-teman, atau mengikuti aktivitas populer lainnya. Hal ini mendorong orang untuk terus memperbarui status di media sosial, memeriksa aplikasi, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial secara aktif.
2. Kecenderungan untuk Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Orang yang mengalami FOMO cenderung membandingkan diri mereka dengan orang lain di sekitarnya, terutama ketika melihat aktivitas yang dilakukan oleh teman atau orang lain di media sosial. Mereka merasa takut untuk ketinggalan atau merasa bahwa mereka tidak hidup seperti orang lain yang terlihat lebih bahagia atau sukses.
Baca Juga: Sebut Sosok Pemimpin yang Berani, Musra Membuktikan Prabowo Jadi Pilihan Jokowi
3. Keinginan untuk Memiliki Pengalaman yang Beragam
Orang yang mengalami FOMO juga memiliki keinginan yang kuat untuk memiliki pengalaman yang beragam dalam kehidupan mereka. Mereka takut melewatkan kesempatan untuk mencoba hal-hal baru dan seru. Ketika melihat orang lain melakukan sesuatu yang menarik atau menyenangkan, mereka merasa cemas akan melewatkan kesempatan tersebut.
4. Ketidakmampuan untuk Membatasi Diri dalam Menggunakan Media Sosial
FOMO seringkali disebabkan oleh kecenderungan seseorang untuk terus memperbarui media sosial atau memeriksa informasi terbaru. Orang yang mengalami FOMO cenderung sulit membatasi diri dalam menggunakan media sosial, sehingga mereka selalu berada di dalam lingkaran informasi dan aktivitas sosial. Hal ini membuat mereka merasa takut melewatkan apa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar.
5. Perasaan Tidak Aman tentang Diri Sendiri
Akhirnya, orang yang mengalami FOMO seringkali merasa tidak aman tentang diri mereka sendiri. Mereka takut kehilangan atau melewatkan kesempatan yang bisa membuat mereka merasa lebih baik atau merasa diterima oleh lingkungan sekitar. Hal ini seringkali disebabkan oleh perasaan tidak memiliki kendali atas situasi atau tidak yakin tentang kemampuan mereka untuk mengambil keputusan yang tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan