SUARA CIANJUR - Penyelidikan yang intensif dilakukan oleh Bareskrim Polri guna menemukan keberadaan Dito Mahendra, yang menjadi tersangka dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal.
Meskipun Dito Mahendra saat ini dalam status buron, pihak berwenang yakin bahwa dia masih berada di wilayah Indonesia.
Menurut Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim, hasil koordinasi dengan pihak imigrasi menunjukkan bahwa Dito Mahendra tidak tercatat melakukan perjalanan keluar dari wilayah Indonesia. Fakta ini mengindikasikan bahwa ia masih berada di dalam negeri.
"Untuk saat ini hasil koordinasi dengan imigrasi bahwa saudara Dito tidak terlihat dalam perlintasan. Artinya, yang bersangkutan berada di dalam negeri ataupun di Indonesia," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro.
Pihak Bareskrim Polri tengah melakukan koordinasi yang intensif dengan berbagai instansi terkait, termasuk imigrasi, guna menghimpun informasi dan mempersempit wilayah pencarian Dito Mahendra.
Penyelidikan terus berlangsung untuk mengumpulkan bukti yang kuat terkait dugaan kepemilikan senjata api ilegal yang melibatkan Dito Mahendra.
Bareskrim Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memberikan informasi yang relevan apabila mengetahui keberadaan Dito Mahendra atau memiliki informasi yang dapat membantu penangkapannya.
Kasus kepemilikan senjata api ilegal menjadi prioritas bagi Bareskrim Polri, dan mereka bertekad untuk bertindak tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Kena Imbas Indonesia vs Thailand, Jirayut Curhat: Masih Pengen Nasi Uduk
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka