SUARA CIANJUR - Ketua Umum Ganjarian Spartan, Guntur Romli, menyatakan bahwa Denny Indrayana memiliki skenario di balik langkahnya dalam mengungkap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai sistem pemilihan umum.
Menurut Guntur, tindakan Denny tersebut melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi hingga kurungan penjara.
“Lagi rame komentar dan pernyataan Denny Indrayana yang katanya dapat informasi putusan MK soal sistem pemilihan umum, katanya proporsional tertutup,” kata Guntur dikutip Cianjur.Suara.com dari Cokro TV, Selasa (30/05/23).
Guntur juga menanyakan sumber informasi Denny yang diklaimnya kredibel dan mencantumkan komposisi hakim MK, di mana 6 hakim mendukung proporsional tertutup dan 3 hakim menolak.
Namun, Guntur mempertanyakan dari mana Denny mendapatkan informasi tersebut.
Meskipun memang ada putusan MK yang telah ada, tambah Guntur, hal itu tidak boleh diungkapkan sebelum dibacakan atau diumumkan secara resmi.
“Karena itu Menkopolhukam, Profesor Mahfud MD yang juga mantan ketua MK bereaksi agar polisi menyelidiki karena dianggap membocorkan rahasia negara,” katanya.
Mantan ketua MK lainnya, Profesor Jimly Asshiddiqi, juga menyayangkan pernyataan yang dilontarkan oleh Denny Indrayana dan menyebut bahwa Denny pantas mendapatkan sanksi.
Juru Bicara MK, Fajar Laksono, juga membantah adanya Keputusan MK yang sudah ada, karena pada tanggal 31 Mei baru akan dilakukan penyerahan kesimpulan dari semua pihak.
Baca Juga: Soroti Perbedaan Tanda Tangan Kuasa Hukum Pemohon, PKS Sebut Uji Materi Sistem Pemilu Cacat Formil
Setelah itu, majelis hakim MK akan membahas dan mengambil keputusan. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Bicara soal MK Bakal Putuskan Sistem Pemilu Tertutup, Anies: Kemunduran Demokrasi, Rakyat Tidak Bisa Pilih Orangnya
-
Polemik Denny Indrayana, Habiburokhman Minta MK Juga Disoroti: Kalau Putuskan Sistem Pemilu Tertutup, Bisa Chaos
-
Denny Indrayana Beberkan Alasan Buka Informasi Putusan MK ke Publik, Apa Motifnya?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya
-
Motor Listrik dengan Baterai Solid State Apa Saja? Ini 4 Pilihan Terbaik
-
Dexlite Mahal Bikin Panik? 3 Mobil Diesel Lawas Ini Jadi Jalan Keluar
-
Saat Harapan Pendidikan Berhadapan dengan Realitas Keterbatasan Ekonomi
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
-
Prediksi Persija Jakarta vs Persis Solo di BRI Super League 27 April 2026
-
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Masih Teratas, Persaingan Degradasi Sengit
-
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Kian Tak Terbendung, Sevilla Terancam Degradasi
-
Cara Cepat Kembalikan Barcode MyPertamina yang Terhapus, Kendala SPBU Langsung Tuntas
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat