SUARA CIANJUR – Kabar mengejutkan datang jelang FIFA Matchday bulan Juni ini. Menurut jurnalis terkemuka Argentina, Lionel Messi dikabarkan batal bertanding lawan Indonesia.
Setelah lawan Australia, pemain berjuluk La Pulga kabarnya tidak akan ikut skuad ke Indonesia dan akan langsung kembali ke Argentina.
Menanggapi hal ini, media Vietnam, Soha.vn kembali memberikan pernyataan kontroversial. Menurut mereka sepak bola Indonesia terlalu keras dan kasar.
"Pernyataan Dendy Sulistyawan mencerminkan fakta bahwa sepak bola Indonesia telah dan dikenal di seluruh dunia karena sepak bola kerasnya, Vietnam, Thailand atau Malaysia telah menjadi korban tendangan kasar tim ini (Indonesia) yang bercampur trik,” tulis Soha.vn, dikutip pada Senin (12/6/2023).
Menurut mereka, hal ini yang membuat Lionel Messi enggan untuk bermain lawan Indonesia dalam FIFA Matchday.
“Dan yang pasti, bintang mahal Argentina itu tak ingin menjadi korban selanjutnya," lanjutnya.
Pernyataan media Vietnam ini sontak mendapat respon dari netizen Indonesia. Tentu banyak yang geram karena Indonesia selalu jadi bahan pergunjingan media tersebut.
“Cari bahan berita lain bang, mereka ngga khawatir Messi dicederai, mereka khawatir nggak makan. Nggak Indonesia, ngga makan,” tulis salah satu netizen.
“Bukan nya kebalik... perasaan yang selalu main kasar mereka deh...,” tulis netizen lainnya.
Baca Juga: Daftar Juara Piala Dunia U-20: Uruguay Runtuhkan Dominasi Tim Eropa dalam Dekade Terakhir
Secara jadwal, dalam FIFA Matchday kali ini, Indonesia akan bertanding lawan Palestina pada 14 Juni, yang kemudian dilanjutkan lawan Argentina pada 19 Juni. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan