SUARA CIANJUR - Presiden Jokowi telah mengeluarkan permintaan kepada Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk menghentikan pembuatan aplikasi baru.
Alasannya adalah karena semua layanan yang diperlukan oleh masyarakat sudah terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE).
Keputusan Presiden ini juga bermaksud untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
Dengan menghentikan pembuatan aplikasi baru, K/L dapat fokus pada pengembangan dan penyempurnaan SPBE.
Hal ini akan memungkinkan penggunaan anggaran dan tenaga kerja yang lebih efisien, serta meminimalisir pemborosan yang terkait dengan pengembangan aplikasi yang tidak perlu.
Menteri Menpan-RB menjelaskan bahwa saat ini sudah ada sekitar 27 ribu aplikasi yang dikembangkan oleh berbagai K/L.
Namun, dengan adanya konsep SPBE, semua layanan tersebut dapat dipermudah dan diakses melalui satu platform yang terintegrasi.
Hal ini bertujuan untuk menghindari redundansi dan memaksimalkan efisiensi dalam penyediaan layanan digital kepada masyarakat. (*)
Baca Juga: Pernyataan Terbaru dari Mahfud MD tentang Pemilu 2024!
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?