SUARA CIANJUR - Presiden Jokowi telah mengeluarkan permintaan kepada Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk menghentikan pembuatan aplikasi baru.
Alasannya adalah karena semua layanan yang diperlukan oleh masyarakat sudah terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE).
Keputusan Presiden ini juga bermaksud untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
Dengan menghentikan pembuatan aplikasi baru, K/L dapat fokus pada pengembangan dan penyempurnaan SPBE.
Hal ini akan memungkinkan penggunaan anggaran dan tenaga kerja yang lebih efisien, serta meminimalisir pemborosan yang terkait dengan pengembangan aplikasi yang tidak perlu.
Menteri Menpan-RB menjelaskan bahwa saat ini sudah ada sekitar 27 ribu aplikasi yang dikembangkan oleh berbagai K/L.
Namun, dengan adanya konsep SPBE, semua layanan tersebut dapat dipermudah dan diakses melalui satu platform yang terintegrasi.
Hal ini bertujuan untuk menghindari redundansi dan memaksimalkan efisiensi dalam penyediaan layanan digital kepada masyarakat. (*)
Baca Juga: Pernyataan Terbaru dari Mahfud MD tentang Pemilu 2024!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Benarkah Gotong Royong Sudah Punah Terbunuh Individualisme dan Kesibukan Orang Kota?
-
Kinerja Solid, Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
-
Siap-siap, BBRI Bakal Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun untuk Pemegang Saham
-
UI Periksa 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Verbal di Fakultas Hukum