SUARA CIANJUR - Setelah sempat dibanggakan karena dinilai sukses membawa dampak ekonomi yang signifikan, ternyata penyelenggaraan ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika meninggalkan utang yang terbagi menjadi utang jangka pendek dan jangka panjang.
PT. Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat utang sebesar Rp4,6 triliun akibat pembangunan proyek Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan penyelenggaraan MotoGP di sirkuit tersebut.
Pembangunan Sirkuit Mandalika di NTB merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan dapat menggenjot sektor pariwisata dan ekonomi di daerah tersebut.
Namun, proyek ini ternyata membawa beban utang yang signifikan bagi PT. InJourney.
Utang sebesar Rp4,6 triliun tersebut terbagi menjadi utang jangka pendek dan jangka panjang, yang menjadi beban bagi perusahaan dalam jangka waktu yang belum dapat diprediksi.
Penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika memang berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi positif di NTB.
Namun, dalam prosesnya, PT. InJourney terpaksa harus meminjam dana untuk melaksanakan proyek ini.
Utang yang terjadi akibat penyelenggaraan MotoGP menjadi beban yang harus ditanggung oleh perusahaan, dan akan mempengaruhi keuangan mereka dalam waktu yang cukup lama. (*)
Baca Juga: KTP Wajib! Gas Elpiji 3 Kg Hanya Bisa Dibeli dengan Identitas Resmi
Berita Terkait
-
Prabowo Subianto: Membangkitkan Industri Pertahanan Nasional demi Ekonomi Makro
-
KAI Luncurkan Program Peningkatan Kereta Ekonomi: Kursi Hingga Toilet yang Lebih Baik untuk Kenyamanan
-
Ini Empat Alasan Prabowo Subianto Menjadi Calon Potensial Menang hingga Putaran Kedua Pilpres!
-
Total Harta Menggila! Menteri Komunikasi dan Informatika Memiliki Kekayaan Rp 191,2 Miliar
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas