SUARA CIANJUR - Ketua Umum PSSI Erick Thohir, telah memperhatikan tindakan pembakaran flare oleh sejumlah suporter yang terjadi dalam beberapa pertandingan persahabatan klub Liga 1 baru-baru ini.
Erick Thohir menyoroti salah satu insiden terbaru terjadi dalam laga uji tanding antara Persib Bandung dan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada hari Minggu (25/6/2023).
Erick Thohir menyatakan bahwa kekurangan dalam sistem keamanan menjadi penyebab barang-barang terlarang itu masuk ke dalam stadion.
Untuk mendukung argumennya, Erick Thohir membandingkan sistem keamanan yang diterapkan dalam pertandingan antara Timnas Indonesia dan Palestina serta Argentina dalam FIFA Matchday beberapa minggu yang lalu.
"Dalam beberapa pertandingan persahabatan terakhir, masih terjadi kasus flare yang jelas-jelas dilarang oleh FIFA. Ketika kita melihat pertandingan melawan Argentina, larangan membawa A B C D sangat jelas. Oleh karena itu, liga dan klub harus bertindak tegas dalam menangani hal ini," ungkap Erick Thohir dikutip dari Instagram @erickthohir pada Rabu (28/6/2023).
Harapannya adalah agar sistem keamanan yang serupa dengan yang digunakan dalam FIFA Matchday antara Timnas Indonesia dan Palestina serta Argentina. Agar dapat diimplementasikan dalam pertandingan Liga dan beberapa laga kompetisi nasional lainnya.
"Saya berharap klub-klub dalam liga juga harus memiliki standar yang sama seperti pertandingan Timnas melawan Palestina dan Argentina," ungkap Erick Thohir.
Erick Thohir mengakui bahwa ia belum menandatangani prosedural detail operasional Liga untuk musim kompetisi 2023/2024 mendatang, karena terdapat tiga poin yang perlu ditambahkan, termasuk salah satunya terkait faktor keamanan.
Menurut Erick Thohir, Liga dan klub harus setuju bahwa mulai musim depan, sistem keamanan harus memiliki standar yang tinggi.
Baca Juga: Timnas Indonesia Disorot Media Vietnam Terkait Piala Dunia U-17, Begini Katanya!
Minimal setara dengan dua pertandingan FIFA Matchday Timnas yang diselenggarakan dalam periode sebelumnya.
Namun demikian, Erick Thohir menyatakan bahwa PSSI juga akan dibantu oleh FIFA yang berencana mengirim personel pada akhir tahun ini untuk membantu memperbaiki sistem keamanan pertandingan.
"Sistem keamanan dan keamanan harus menjadi standar yang tinggi bagi klub dan liga, karena itu FIFA akan mengirimkan bantuan pada akhir tahun ini untuk membantu mencapai standar tersebut," ungkap Erick Thohir.
Erick Thohir mengakhiri pernyataannya dengan mengatakan bahwa apa yang telah mereka lakukan bersama dengan kepolisian akan tetap mereka jaga dengan ketat.
Mereka juga berharap standar yang ditetapkan dalam pertandingan antara Palestina dan Argentina dapat terus dipertahankan.(*)
Berita Terkait
-
Sat Set! Erick Thohir Tanggapi Serius Para Mafia Bola di Indonesia, Netizen: Ketua Umum PSSI Kesayangan
-
Gelar Rapat Perdana Event Piala Dunia U17, Ketum PSSI Erick Thohir Kena Sindir Netizen soal Exco Arya Sinulingga
-
Jelang Pertandingan Liga 1, PSSI Bersama LIB Lakukan Penyegaran Para Pengawas Pertandingan, Yunus Nusi Singgung Soal Hal ini
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian
-
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
-
SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius