SUARA CIANJUR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk mengupayakan adanya jaminan kesehatan bagi petugas Ad Hoc Pemilu, seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum 2024.
Jaminan kesehatan ini diharapkan dapat memperkuat pekerjaan para petugas ad hoc dalam menjalankan tugasnya pada Pemilu.
Upaya ini merupakan antisipasi terhadap kejadian yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan atau kelelahan yang berpotensi menimbulkan risiko bagi nyawa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), seperti yang terjadi pada Pemilu 2019.
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, menyatakan bahwa upaya untuk memberikan jaminan kesehatan masih sedang diupayakan oleh masing-masing KPU di berbagai daerah dengan berkoordinasi bersama Pemkab/Pemkot setempat.
Mengutip dari Radar Cianjur, "Kita upayakan dan kita sudah ngobrol dengan pihak-pihak terkait. Pemkab/Pemkot dengan sekretariat KPU masing-masing sudah ada obrolan, dan mudah-mudahan bisa terwujud," pungkas Hilman.
Sementara itu, untuk kasus petugas yang meninggal dunia, Hilman menyebutkan bahwa mereka akan menerima santunan sebesar Rp36 juta, yang telah ada sebelumnya.
"Kalau santunan kematian memang dari dulu sudah ada," tutup Hilman. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU