SUARA CIANJUR - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung), I Ketut Sumedana, mendapat sorotan publik setelah diketahui mengekos di kawasan Blok M yang dimiliki oleh mantan pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo.
Kos-kosan tersebut telah disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena Rafael Alun menjadi tersangka dalam kasus gratifikasi dan pencucian uang.
Hal ini menciptakan kontroversi terkait integritas I Ketut Sumedana dan timbul pertanyaan mengenai kemungkinan adanya hubungan yang tidak sehat antara mereka.
Dalam menjawab pertanyaan wartawan terkait pilihan tempat tinggalnya, I Ketut Sumedana memberikan penjelasan.
Menurutnya, ia memilih kos-kosan tersebut karena lokasinya yang dekat dengan kantor Kejaksaan Agung, sehingga ia dapat berjalan kaki ke tempat kerja.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa di sekitar kos tersebut terdapat banyak penjual makanan kaki lima yang harganya terjangkau.
Ia menganggap hal ini sebagai keuntungan karena dapat menikmati makanan murah dan praktis.
"Karena kan dekat kantor bisa jalan kaki, bisa cari makan di kaki lima. Kan murah-murah, ada gultik di sana depannya kosan tuh ada gultik," sebutnya.
I Ketut Sumedana menyatakan bahwa ia akan segera pindah dari kos tersebut setelah masa sewa habis pada tanggal 10 ini.
Baca Juga: Menyedihkan! Wasit Mini Turnamen U20 Belum Dibayar PSSI, Pak Erick Thohir Tolong Bantu Bersihkan!
Namun, banyak kalangan yang menilai bahwa langkah ini terlambat dan seharusnya diambil lebih awal sebagai tindakan yang tepat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung.
Selain itu, terdapat pula kritik terhadap I Ketut Sumedana yang seharusnya lebih berhati-hati dalam memilih tempat tinggal mengingat jabatannya yang sangat krusial dalam penegakan hukum dan menangani kasus-kasus korupsi.
"Tanggal 10 ini habis juga masa sewa. Saya akan pindah," terangnya. (*)
Berita Terkait
-
KPK Klarifikasi Terkait Isu Anak Rafael Trisambodo yang Masih Menempati Rumah Mewah di Simprug!
-
Surya Paloh Minta Ini ke Johhny G Plate, tentang Korupsi BTS?
-
Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, Diperiksa sebagai Saksi Terkait Kasus Korupsi Infrastruktur Telekomunikasi
-
Nasdem Kembali Terkena Sorotan: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dipanggil Presiden!
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Jejak Pendidikan Mentereng Quraish Shihab, Ceramahi Prabowo Soal Pemimpin Jujur dan Durhaka
-
Aksi Pedagang Kaki Lima di Dekat Makam Vidi Aldiano Jadi Sorotan: Tetap Jadi Social Butterfly
-
Kibordis Maroon 5 Sampaikan Duka untuk Vidi Aldiano, Unggah Lagu Kolaborasi
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Meroket ke USD 68,79 per Barel
-
Catat Jadwalnya! One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap Mudik 2026 di Tol Cikampek
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Simpel tapi Stylish, 4 Ide Denim Look Kasual ala Mimi OH MY GIRL
-
Ketika Rumah Sakit Jadi Target: Saat Tenaga Medis Harus Adu Mekanik dengan Rudal
-
Nyaris Kalah di Kandang Newcastle, Hansi Flick Ungkap Borok Performa Barcelona
-
Zulhas Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Juni 2026, Purbaya Diminta Lakukan Ini