SUARA CIANJUR – Kabar mengejutkan datang dari salah satu negara sepak bola terkuat di Asia Tenggara, Thailand. Pemain andalannya Chanatip Songkrasin saat ini sedang mengkhawatirkan sepak bola negaranya.
Pemain berjuluk Messi dari Thailand ini khawatir soal timnas Thailand yang sudah tidak lagi menggunakan Stadion Rajamangala.
"Dalam 5 tahun terakhir, timnas tak pernah bermain di Stadion Rajamangala. Ayahku bilang, hanya timnas yang main di stadion ini," ujar Chanatip, dikutip dari laman Instagram @ulasantimnas, Kamis (13/7/2023).
Selanjutnya, dirinya menuturkan bahwa hal ini menjadi salah satu tanda kemunduran sepak bola Thailand.
"Sekarang, aku tak pernah lagi main di sana. Namun, orang menggelar konser di sana. Mereka memperbaiki rumput untuk Manchester United, tapi timnas tak bisa main di sana. Itu sangat mendasar dan bukan sebuah kemajuan,” sambungnya.
Saat ini, kabarnya Rajamangala, stadion terbesar di Thailand tersebut sulit digunakan untuk kepentingan timnas Thailand. Stadion ini malah banyak digunakan untuk hal-hal diluar kepentingan timnas.
Hal ini langsung mengundang reaksi dari warganet Indonesia. Ada yang menyindir soal penggunaan GBK diluar dari kepentingan sepak bola.
“Timnas Indonesia gak harus maen di GBK juga gak papa kok, malah lebih baik maen di stadion selain Gbk yang penting sudah standar FIFA , dan pasti banyak penduduk timnas yang datang,” komen salah satu warganet.
“Mending konser,d Indonesia mah pake kampanye bang chanathip,” komen warganet lainnya. (*)
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia U-22 Dihukum AFC Akibat Kericuhan di Final SEA Games 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica