SUARA CIANJUR – Sebagai orang tua, tentu banyak sekali kekhawatiran yang memenuhi kepala kita terkait anak-anak. Tentang bagaimana keadaan mereka, dengan siapa mereka bermain dan berinteraksi, hingga keadaan mereka aman atau tidak.
Family safety code merupakan salah satu bentuk tameng kecil untuk mengamankan putra-putri kita dari keadaan bahaya.
Kode ini dapat berupa hal apapun, misalkan es krim stroberi,
Ini merupakan beberapa fungsi dari adanya family safety code:
1. Signal for danger
Saat mereka bermain di luar tanpa pengawasan orang tua, kita bisa menelpon mereka untuk menanyakan keadaan mereka, jika mereka mengatakan kode yang sudah disepakati (Family safety code) maka artinya mereka sedang berada dalam keadaan berbahaya
2. Penjemputan tidak terencana
Misalkan kita tidak dapat menjemput anak setelah kegiatan mereka, kita bisa menitipkannya pada orang lain untuk menjemputnya, dengan catatan kita sudah menyebutkan family safety code pada orang yang akan menjemput anak kita
3. Menghindari penipuan dari telepon atau video call asing dari orang tidak dikenal
Baca Juga: Jogja Ceramic Fest 2023 Digelar di Kasongan, Ini Deretan Agenda Seru yang Terlalu Sayang Dilewatkan
Dengan menyebutkan safety code, kita dapat mengetahui bahwa orang itu merupakan orang yang mengenal kita atau bukan
Dengan adanya family safety code sebagai dasar, kita dapat mencegah sedikitnya hal tidak terduga yang akan membahayakan anak kesayangan kita.
Maka kita tidak perlu terlalu khawatir jika sang buah hati sedang tidak berada dalam pengawasan. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M