SUARA CIANJUR - Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Polri telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Panji Gumilang (PG) pada hari Senin terkait dengan penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittpideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Whisnu Hermawan, menginformasikan kepada para wartawan di Jakarta mengenai jadwal pemeriksaan PG pada pukul 10.00 WIB.
Selain itu, pihaknya juga meminta keterangan dari lima saksi lainnya.
Pemeriksaan untuk PG hari ini, pukul 10.00 WIB," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittpideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Whisnu Hermawan kepada wartawan di Jakarta dikutip dari Antara, Senin, 7 Agustus 2023.
Namun, Brigjen Pol. Whisnu Hermawan tidak merinci nama-nama kelima saksi tersebut yang akan diperiksa bersamaan dengan Panji Gumilang pada hari tersebut.
"Ada saksi lain, sekitar lima orang kalau hadir," tutur Whisnu.
Whisnu juga menyebut bahwa pihaknya masih berfokus dalam menggali keterangan dari beberapa saksi sebelum memutuskan untuk melakukan gelar perkara guna menaikkan status penyidikan.
"(Gelar perkara) belum," ungkap Whisnu.
Sebelumnya, pada tanggal 3 Agustus, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, telah mengungkapkan bahwa penyidik telah mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada 16 orang untuk dimintai keterangan terkait kasus ini.
Baca Juga: Jumlah Harta Owner Newcastle United, Pemilik Klub Terkaya di EPL
Namun, hanya enam orang yang hadir menghadapi klarifikasi tersebut.
Dari keenam orang yang hadir, termasuk Panji Gumilang, terdiri dari pengawas Yayasan Pendidikan Indonesia (YPI) atau Pondok Pesantren Al Zaytun, pengurus Ponpes Al Zaytun, orang tua santri, dan beberapa mantan simpatisan.
Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri juga telah berkoordinasi dengan lembaga terkait, termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Agama, dalam upaya penyelidikan kasus ini.
Dari hasil analisa transaksi dan koordinasi dengan lembaga-lembaga tersebut, diduga terjadi penyalahgunaan yayasan, penggelapan, korupsi dana BOS, serta tindak pidana terkait pengelolaan zakat yang melibatkan Panji Gumilang, Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun.
Penting untuk dicatat bahwa Panji Gumilang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri pada tanggal 1 Agustus 2023.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Panji Gumilang diberlakukan penahanan selama 20 hari pertama, mulai dari tanggal 2 Agustus hingga 21 Agustus 2023.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, juga telah berkoordinasi dengan Dittipideksus untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap Panji Gumilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton
-
Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini
-
Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
Efisiensi atau Diskriminasi? Membaca Ulang Preferensi Rekrutmen Perusahaan
-
Trakindo Gelar Misi Hijau Bersama Trash Ranger Indonesia, Edukasi Lingkungan Lewat Aksi Nyata
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026
-
Perdamaian di Ujung Harapan: Mengapa Konflik Tak Pernah Benar-Benar Usai?
-
Diskakmat Guru Besar Soal Kinerja 8 Tahun, Jawaban Mentan Amran Malah Bawa-Bawa Analogi Suami Istri
-
KPK Periksa Ajudan Pangdam Tuanku Tambusai dan 2 Anggota DPRD Riau