SUARA CIANJUR – Kabupaten Cianjur dihebohkan dengan sebuah kasus, yang melibatkan tindakan kejahatan seksual terhadap seorang santri perempuan berusia 15 tahun.
Pelaku yang diduga sebagai pemilik Pondok Pesantren di Wilayah Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, kini tengah dihadapkan tindakan hukum setelah dituduh melakukan pencabulan, dan persetubuhan terhadap korban yang masih di bawah umur.
Dalam peristiwa yang memilukan ini, korban yang diberi inisial E, tengah mengalami trauma berat. Dengan adanya kejadian ini, korban telah mencoba melalukan tindakan bunuh diri sebanyak 3 kali percobaan.
Dilaporkan bahwa pelaku berinisial MDI (40), memanfaatkan posisinya sebagai pemilik Pondok Pesantren untuk melakukan tindakan kejahatan ini.
Modus yang digunakan oleh pelaku adalah mengaku dirinya akan memberikan ilmu, dan mengobati korban agar menjadi lebih pintar.
Namun dalam kenyataannya, pelaku melakukan tindakan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban sebanyak 7 kali sejak tahun 2022.
Korban mengungkapkan bahwa pelaku melakukan tindakan tersebut dengan cara meraba-raba, dengan menggunakan kain kafan untuk menutupi tindakannya.
Bahkan, korban diancam akan mengalami gangguan mistis, jika mengungkapkan peristiwa ini kepada orang tua atau pihak berwenang.
Ayah korban, yang diberi inisial U, bersikeras untuk melaporkan kasus ini kepada kantor hukum dan Polres Cianjur, setelah mendengar pengakuan putrinya tentang peristiwa mengerikan ini.
Baca Juga: Stasiun Halim Kereta Cepat Diklaim Punya Akses Masuk, Cek Faktanya
Pihak berwenang telah melakukan tindakan hukum terhadap pelaku, atas tuduhan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban di bawah umur.
Saat ini, korban dan keluarganya sedang menjalani konseling, untuk membantu korban pulih dari trauma yang dialami dan memberikan rasa percaya diri.
Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, juga memberikan dukungan dan konseling kepada korban, serta berkomitmen untuk mendampingi kasus ini secara lebih lanjut.
Kasus ini telah mengguncang masyarakat di Kabupaten Cianjur, dan menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak dan remaja dari tindakan kejahatan seksual.
Diharapkan bahwa tindakan hukum yang diberlakukan terhadap pelaku, dapat memberikan keadilan bagi korban. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
-
Bejat Banget, Santriwati di Cianjur Jadi Pemuas Nasfu, Siasatnya Diluar Nalar, Sat Set Duarrr!
-
Gampang untuk Dibuat, Inilah Resep Rogan Soup Makanan Khas dari Cianjur, Suguhkan Kombinasi Rasa Gurih dan Manis yang Ciyamik!
-
Kuliner Malam Di Cianjur, 3 Rekomendasi Makanan Ringan ini Harus Kamu Coba, Jangan Skip Ya!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Tanggul Jebol di Kudus: Ratusan Rumah Terendam, Warga Berjuang Melawan Banjir Terparah
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Group CEO BRI Apresiasi Kinerja PNM Ciptakan Nilai Sosial Berkelanjutan
-
7 Fakta Jeffrey Epstein, Tak Pernah Lulus Kuliah Tapi Bisa Jadi Guru hingga Miliarder
-
Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik
-
Anak yang Terbelenggu Kecemasan dan Sistem Pemerintahan yang Abai
-
Aktor Ha Jung Woo Klarifikasi soal Rumor Menikah, Sebut Belum Ada Keputusan
-
Daftar Negara Pesaing Timnas Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
4 Serum Niacinamide Lokal Alternatif The Ordinary, Harga Lebih Murah Mulai Rp20 Ribuan