SUARA CIANJUR - Gentle parenting dan permisif parenting seringkali dianggap sebagai bentuk pola asuh yang sama, namun meskipun sekilas nampak mirip terdapat perbedaan yang sangat kentara antara keduanya.
Gentle parenting adalah pendekatan dalam mendidik anak dengan fokus pada pengertian, empati, dan komunikasi yang positif.
Pendekatan ini mengutamakan hubungan yang sehat antara orang tua dan anak, serta berfokus pada memahami perasaan dan kebutuhan anak.
Permisif parenting, di sisi lain, adalah pendekatan di mana orang tua cenderung lebih longgar dalam memberikan aturan dan batasan kepada anak.
Ini mungkin mengarah pada anak-anak yang memiliki otonomi yang lebih besar, tetapi juga bisa menyebabkan kebingungan karena kurangnya panduan yang tegas.
Perbedaan utama antara gentle parenting dan permisif parenting adalah bahwa gentle parenting masih memberikan panduan dan batasan yang jelas kepada anak, tetapi dilakukan dengan komunikasi yang lebih empatik dan pengertian terhadap perasaan anak.
Permisif parenting, sementara itu, cenderung memberikan lebih banyak kebebasan tanpa banyak panduan atau aturan yang ditegakkan.
Kedua pola asuh ini punya dampak yang sangat berbeda, penerapan permisif parenting dapat membuat anak menjadi sosok pembangkang dan tak beraturan. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Ibu Aldila Jelita Sebut Putrinya Kena Guna-guna Lantaran Cinta Mati ke Indra Bekti
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Langkah Pemkot Malang Mengurai Benang Kusut Pasar Kebalen
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Sebagai Santri, Saya Marah: Pelecehan Tak Boleh Dinormalisasi di Pesantren
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Mendorong Perempuan Berdaya, PNM dan MES Berkolaborasi lewat Program Mba Maya
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat