SUARA CIANJUR – Pelatih timnas Malaysia, Kim Pan Gon memberikan pernyataan yang seolah meremehkan kekuatan timnas Indonesia. Dirinya menyatakan tidak bisa melihat ke belakang, untuk bermain dengan lawan seperti skuad yang diasuh Shin Tae Yong tersebut.
“Tim nasional tidak bisa lagi melihat ke belakang, kami tidak bisa lagi bermain melawan tim-tim seperti Indonesia, Bangladesh, Bhutan, Maladewa, dan Guam,” ujar Kim Pan Gon, dikutip dari laman Instagram @timnaskami, Senin (25/9/2023).
Selanjutnya, dirinya menyatakan bahwa timnya harus mencari lawan yang lebih tinggi kualitasnya.
“Kami harus menghadapi lawan yang berperingkat lebih tinggi untuk lebih meningkatkan performa tim saat bertemu lawan yang kuat,” lanjutnya.
Hal ini dirasa akan memungkinkan memotivasi para pemainnya untuk bisa meningkat secara level permainan.
“Bagi saya, motivasi para pemain tentunya meningkat di mana para pemain akan semakin semangat untuk tampil di level internasional karena akan bertemu tim-tim yang berperingkat lebih tinggi,” sambungnya.
Hal ini sontak langsung mendapat reaksi dari netizen Indonesia.
“Betul saya setuju, lagian kita juga ga minat. Masih ada curacao, turkmenistan,palestina, argentina yang lebih minat lawan kita,” komen salah satu netizen.
“Mencari yg lebih tinggi dr mereka..trus yg lebih tinggi mereka juga bilangnya tidak mau lawan peringkat d bawah,” komen netizen yang lainnnya. (*)
Baca Juga: Momen Driver Ojol Bawa Tumpukan Es Batu yang Kelewat Banyak
Berita Terkait
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-24 yang Tak Tergantikan di Fase Grup Asian Games 2022
-
3 PR yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia U-24 di Babak 16 Besar Asian Games 2022, Pantang Kalah Lagi
-
Catatan 3 Pemain Timnas Indonesia Terbaik Selama Fase Grup Asian Games 2023, Meski Dua Kali Kalah dari 3 Pertandingan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair
-
Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026