Deli-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi berharap cabang olahraga tinju dapat menyumbang emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Sumut-Aceh.
Hal ini disampaikannya saat pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumut Masa Bakti 2022-2026 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (10/6/2022).
"Saya kepengin ke depan Sumut berada di urutan pertama, juara umum di PON 2024," katanya.
Oleh karena itu, menurut Edy, segala persiapan harus dimulai dari sekarang, termasuk para atlet tinju yang akan bertarung.
"Di sini kita tidak bisa sendiri sendiri, kita perlu kolaborasi, kolaborasi yang baik agar tujuan kita itu tercapai," tegasnya.
Selain itu, dia juga menyampaikan, saat ini Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) Sumut sedang disusun. Di dalam DBOD dirancang hal-hal terkait keolahragaan, seperti prestasi dan rekreasi. Penyusunan DBOD sejalan dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang disiapkan Pemerintah Pusat. “Inilah yang akan kita galakkan,” tandasnya.
Ketua Umum Pertina Komarudin Simanjuntak menyampaikan, Sumut merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk yang besar. Selama 30 tahun terkahir, Sumut selalu berada di nomor urut tiga atau empat dalam Kejurnas.
Untuk itu, dia mengharapkan Pertina Sumut dapat terus melahirkan atlet-atlet tinju berprestasi seperti Syamsul Anwar. Syamsul Anwar merupakan petinju berprestasi yang pernah dimiliki Sumut di masa lalu.
“Harapan terbesar kita lahirlah Syamsul Anwar muda, harus lahir Syamsul Anwar muda, itu tak hanya berucap, semua pengurus (Pertina) harus bersatu padu,” katanya.
Adapun pengurus Pertina Sumut yang dilantik di antaranya Ketua Sabam Manalu, Bendahara Ganda Simbolon, dan Sekretaris Juhaidel Samosir.
Berita Terkait
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
Olahraga di Sore Hari Jam Berapa? Ini Rentang Waktu yang Paling Ideal
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kronologi Balita Meninggal Ditabrak di Depan Masjid Agung Annur Pekanbaru
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup