Deli-Sejak penghujung akhir Juni hingga awal Juli 2022, wilayah Sumatera Utara (Sumut) dilanda suhu panas diiringi angin kencang yang bersifat panas dan kering.
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Darmawan menyampaikan, berdasarkan data pengamatan di stasiun BMKG di wilayah Sumut, pada Jumat (1/7/2022) tercatat suhu udara maksimum mencapai 36 derajat celcius dan kecepatan angin maksimum 33 Km/jam.
"Berdasarkan analisa pada 2 Juli pukul 07.00 WIB, terdapat Tropical Cyclone 'Chaba' di perairan Laut Cina Selatan bagian Utara yang menyebabkan wilayah Sumatera Utara dilalui angin baratan yang cukup kuat dan bersifat divergen (menyebar), sehingga menyebabkan pertumbuhan awan cukup sulit," ungkapnya, Sabtu (2/7/2022).
Lebih lanjut dia menjelaskan, kondisi ini memicu terjadinya angin gunung yang kuat dan bersifat panas dan kering yang dikenal dengan angin Bahorok, khususnya di wilayah Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Simalungun dan Pematang Siantar. Darmawan menerangkan, pantauan citra satelit Himawari-8 pada tanggal 2 Juli 2022 menunjukkan tidak ada pertumbuhan awan-awan dari pagi hingga sore hari.
"Sedangkan untuk kondisi suhu permukaan laut di wilayah Pantai Barat Sumatera dan Selat Malaka relatif cukup hangat berkisar antara 30 sampai 31 derajat celcius," jelasnya.
Kemudian, tutur Darmawan, berdasarkan pantauan udara atas, angin di lapisan 925 – 200 mb cukup kencang 3 –35 knot dan kelembapan udara cukup kering 22 – 86 %, sehingga pertumbuhan awan cukup sulit terbentuk di wilayah Sumatera Utara.
"Kondisi tersebut masih berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan lebih hati-hati terhadap hal-hal yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, mengurangi kegiatan di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih dan buah, serta menggunakan pelindung ketika beraktivitas di luar ruangan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari
-
Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!