Deli.Suara.com - Kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J membuat publik penasaran terkait seberapa tinggi pangkat Irjen Ferdy Sambo yang menjadi tersangka utama.
Begitu juga dengan pangkat Bharada Eliezer yang mengajukan diri sebagai Justice Collaborator atas kasus pembunuhan Brigadir J.
Dilansir suara.com, Rabu (10/8/2022) golongan pangkat Polri sendiri terbagi menjadi tiga, dari tinggi ke rendah, yakni Perwira, Bintara, hingga Tamtama. Ini terbagi lagi menjadi beberapa posisi di tiap masing-masing tingkatannya.
Golongan itu berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam BAB II tentang Golongan Kepangkatan Pasal 3.
Selengkapnya terkait daftar pangkat Polri akan dijelaskan pada poin-poin di bawah ini. Dimulai dari Perwira hingga Tamtama yang paling rendah.
a. Jenderal Polisi
Jenderal merupakan posisi paling tinggi di kepolisian. Lambang yang dimiliki polisi dengan pangkat ini adalah 4 bintang emas yang juga menjadi tanda kehormatan lantaran seorang Jenderal pasti mengemban tugas serta tanggung jawab yang penting dan berat.
b. Komisaris Jenderal Polisi (Komjen)
Baca Juga: Siswa SD Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Binjai
Komjen atau komisaris jenderal menjadi pangkat polisi dengan jabatan penting dalam kepolisian. Biasanya, Komjen akan menempati jabatan kepala BNN, Wakapolri, hingga Kabaintelkam. Adapun lambang polisi berpangkat komisaris jenderal adalah 3 bintang emas.
c. Inspektur Jenderal Polisi (Irjen)
Irjen atau inspektur jenderal menempati posisi tiga teratas. Polisi dengan pangkat ini dapat menjadi pemimpin tertinggi kepolisian daerah (Kapolda). Sementara lambang pangkat yang dimiliki oleh Irjen adalah 2 bintang berwarna emas.
d. Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen)
Brigjen menempati posisi paling bawah pada golongan perwira tinggi. Polisi dengan pangkat ini bisa menjabat sebagai Kapolda. Brigjen memiliki pangkat simbol bintang satu.
2. Perwira Menengah
Tag
Berita Terkait
-
Dipuji Mahfud MD karena Gondrong Mirip Seniman, Deolipa Yumara Pengacara Bharada E Ternyata Musisi
-
Mahfud MD Akui Pengungkapan Kasus Brigadir J Ada Psychology Barrier di Polri, Masyarakat yang Membuang
-
Publik Diimbau Bersabar Tunggu Motif Pembunuhan Brigadir Yosua Terungkap
-
Usai Digeledah, Rumah Mertua Irjen Ferdy Sambo Dijaga Petugas
-
Sudah Maafkan Bharada E, Ayah Brigadir J Punya Harapan dan Pesan Khusus untuknya
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo