Deli.Suara.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo hari ini, Kamis (11/8/2022). Pemeriksaan dijadwalkan hari ini pukul 14.00 WIB.
“Sebenarnya hari ini kami jadwalkan untuk permintaan keterangan Irjen Ferdy Sambo nanti siang jam 14.00 WIB. Namun sampai pagi ini kami belum mendapatkan kabar, apakah agenda tersebut bisa dilaksanakan atau tidak,” ucap Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, Kamis (11/8/2022).
Sampai saat ini belum diketahui secara pasti tempat pemeriksaan dilakukan, namun Anam berharap pemeriksaan dapat digelar di kantor Komnas HAM.
Dalam pemeriksaannya nanti Komnas HAM akan mendalami keterangan Ferdy Sambo dalam peristiwa penembakan Brigadir J.
“Mulai dari temuan-temuan kami, dokkes. Temuan-temuan kami di Jambi, terus temuan-temuan kami di Siber maupun temuan kami di Balistik. Pasti semuanya akan kami tanya,” terang Anam.
“Karena poin penting itu jadi catatan kami untuk bekal mendalami peristiwa ini dan menjadikan peristiwa ini menjadi terang benderang, dan apakah peristiwa ini ada pelanggaran HAM atau tidak,” tambahnya.
Sementara itu, dari pantauan di luar kantor Komnas HAM, terdapat sejumlah aparat kepolisian berjaga. Mereka tiba sekitar pukul 10.00 WIB.
Belum diketahui secara pasti tujuan kedatangan mereka, untuk mengamankan proses pemeriksaan atau tidak.
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo memerintahkan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E untuk menembak Brigadir J.
Baca Juga: Sopir Ambulans di Mamuju Tidak Diizinkan Antar Jenazah Nenek, Terpaksa Ditandu 13 Kilo Meter
“Peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap saudara J yang mengakibatkan saudara J meninggal dunia yang dilakukan oleh saudara RE (Bharada E) atas perintah saudara FS (Ferdy Sambo),” ucap Kapolri saat jumpa pers di gedung Rupatama, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kemudian, karena ingin membuat skenario seolah-olah terjadi tembak-menembak, Ferdy Sambo lalu melakukan penembakan dengan senjata milik Brigadir J ke arah dinding rumah dinasnya.
Dengan demikian, Kapolri menegaskan bahwa tidak terdapat peristiwa tembak menembak seperti informasi yang disampaikan pada awal informasi muncul.
“Bahwa tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal,” katanya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Bunyi Pasal 340 dan 338 KUHP yang bikin Ferdy Sambo Dkk Terancam Hukuman Mati
-
Gegara Mirip Istri Ferdy Sambo, Selebgram Ini Sanggah Sebagai Pasangan Jenderal
-
Ferdy Sambo Sudah Mulai Diperiksa sebagai Tersangka Pembunuhan Brigadir J
-
Tim Khusus Polri Hari Ini Periksa Ferdy Sambo Sebagai Tersangka di Mako Brimob
-
Irjen Ferdy Sambo Tersangka, Susno Duadji: Jadi Perwira Tinggi Pertama yang Terlibat Pembunuhan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam