/
Kamis, 25 Agustus 2022 | 10:46 WIB
Iswanda Ramli (kemeja biru) dipecat sebagai Ketua Askot PSSI Kota Medan. (Instagram)

Deli.Suara.com - Asprov PSSI mengeluarkan surat pemecatan terhadap Ketua Askot PSSI Kota Medan, Iswanda Ramli. 

Sontak saja dengan adanya pemecatan ini membuat Nanda sapaan akrab Iswanda Ramli terkejut. Apalagi pemecatan ini diduga karena imbas turnamen Edy Rahmayadi Cup 2022.

"Surat pemecatan itu tertanggal 18 Agustus dan saya terima barusan (Rabu, 24 Agustus 2022). Terkejut dengan surat pemecatan itu karena saya tidak ada melanggar statuta," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara Deli, Kamis (25/8/2022).

Nanda mengaku alasan pemecatan karena dirinya dianggap tak mematuhi organisasi karena ikut terlibat jadi Ketua Panitia Turnamen Sepakbola Edy Rahmayadi Cup 2022. 

"Alasannya karena jadi ketua panitia Edy Rahmayadi Cup. Seharusnya mereka kan bangga PSSI bisa menyelenggarakan kompetisi sepakbola. Tapi kok dipecat," ujarnya heran. 

Nanda menyayangkan putusan tersebut. Ia pun menduga hal ini ada kaitannya dengan polemik yang terjadi di klub PSMS Medan

"Harusnya bisa dipisahkan PSMS dengan kompetisi yang digelar Gubsu. Tapi saya gak masalah. Ini kan amanah. Saya tetap akan terus berbuat untuk sepakbola di Kota Medan walupun tak lagi menjabat sebagai ketua Askot," ucapnya. 

Seperti diketahui, Nanda mendapat amanah sebagai Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Medan Periode 2019-2023. 

Saat itu dirinya menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Edy Rahmayadi Cup 2022, yang notabene tak mendapatkan rekomendasi dari Asprov PSSI Sumut. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kamis 25 Agustus: Waspada Hujan Lebat di Pantai Barat Sumut

Tak hanya pemecatan dirinya, wasit yang memimpin jalannya pertandingan Edy Rahmayadi Cup 2022 juga mendapatkan sanksi.

Load More