Deli.Suara.com - Kebakaran melanda satu unit gudang penyimpanan barang elektronik di Jalan Sidobali Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (28/8/2022).
Informasi dihimpun, api pertama kali muncul dari dalam gudang. Dengan cepat api berkobar merembet menyelimuti seluruh areal bangunan.
Security gudang yang mendapat informasi adanya kebakaran kemudian melaporkan kejadian amuk si jago merah kepada petugas pemadam kebakaran.
Mendapat informasi adanya amuk si jago merah, petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Deli Serdang dengan sigap turun ke lokasi mencegah api semakin membesar.
Komandan Regu Pos Damkar Percut Sei Tuan Fredy Simanjuntak menyampaikan sekitar tiga jam berjibaku dengan api, kebakaran berhasil diredakan.
"Cukup besar api tadi karena kami melihat banyak busa-busa dan alat elektronik di dalam gudang," ujarnya.
Fredy menyampaikan penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak yang berwajib. Pasalnya, api bermula dari dalam gudang.
"Api dari dalam gudang, posisinya terkunci. Jadi kami tadi mendobrak untuk memadamkan api tersebut," jelasnya.
Fredy menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Api menghanguskan barang-barang yang berada di dalam gudang dengan ukuran 20x20 meter.
Baca Juga: Geng Motor Bentrok dengan Warga di Jalan Setia Budi Medan, Publik: Entah Apa yang Diributkan !
"Memang di dalam tampak barang-barang di sana mudah terbakar. Syukurnya, tak ada korban jiwa karena karyawan tidak ada (libur)," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kebakaran Hebat Landa Lereng Gunung Penanggungan di Mojokerto
-
Rumah Permanen hingga Perhiasan Emas Ludes Terbakar di Pemecutan, Kerugian Setengah Miliar
-
Dijadikan Tersangka Kasus Pengeroyokan di Medan, Pengacara: Dia Itu Korban!
-
Baim Wong Kena Sentil usai Kunjungi Lokasi Kebakaran: Caper Ko Sama yang Berduka
-
Saling Tatap Mata, Anak dan Ayah Dihantam Pot Bunga Hingga Pingsan di Deli Serdang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026