Deli.Suara.com - Naiknya harga BBM membuat driver ojek online (Ojol) di Medan, kian merana. Pendapatan tidak bertambah, malah pengeluaran semakin besar.
Ahmad Nasution (32) salah seorang driver Ojol di Medan menyampaikan bahwa kenaikan BBM ini begitu berdampak menguras kocek untuk mengisi BBM.
"Apalagi bagi kami yang bekerja di jasa transportasi. BBM naik membuat pengeluaran untuk membeli minyak makin besar. Ini belum lagi, kebutuhan yang lain," ujarnya sepertinya dilansir dari SuaraSumut.id, Senin (5/9/2022).
Bukan itu saja, Ahmad mengatakan pemasukan bekerja sebagai Ojol pun saat ini terbilang sepi.
"Dulunya mencari uang Rp 100 ribu di pagi hari aja enak, gampang kali. Sekarang, mengelus dada lihatnya. Kadang sehari pun cuma dua orderan yang masuk," sambungnya.
Ahmad secara jujur mengatakan, tidak begitu mempersalahkan kenaikan BBM, bila pendapatan sehari-harinya menjadi Ojol cukup.
Ia sudah sangat bersyukur dengan orderan yang ramai masuk yang disebut nya 'gacor', tapi yang terjadi sebaliknya.
"Kalau gacor alhamdulilah, kalau sepi (orderan) telungkup," ungkapnya.
Oleh sebab itu, menurut Ahmad kenaikan harga BBM ini sangat memukul kalangan masyarakat bawah.
Baca Juga: Polisi Sita 9500 Butir Narkoba Jenis Baru 'Pil Sabu' di Medan, Begini Efeknya
"Bukan hanya Ojol, masyarakat bawah yang sehari dapat sehari habis, sangat terpukul dengan kenaikan BBM ini. Karena pemasukan gak tambah, pengeluaran besar," imbuhnya.
"Harapannya ada bantuan pemerintah katanya Ojol mau dibantu. Katanya kan Pak Jokowi mau bantu Ojol sama nelayan. Misalnya ada bantuan langsung tunai, kalau bisa merata juga," harapnya.
Hal senada juga disampaikan M Reza Siregar (29) yang juga driver Ojol di Medan ini.
"Berdampak sekali, awak setiap hari keliling pakai minyak, minyak naik, pengeluaran bertambah, sedangkan pemasukan gak naik-naik," katanya.
Reza perharinya mengeluarkan uang untuk mengisi BBM sekitar Rp 45 ribu per hari, dengan kenaikan harga BBM ini maka pengeluarannya akan bertambah besar.
Ojol Surati Presiden
Terkait dengan kenaikan BBM, Presiden Jokowi menyampaikan akan memberikan bantuan kepada Ojol dan nelayan.
Berita Terkait
-
Usai Bakar Ban hingga Adu Dorong, Demonstran Tolak BBM Naik Bubarkan Diri
-
Kawat Berduri Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Dekat Istana Jebol, Polisi Langsung Evaluasi
-
Tetiba Hadang Mobil Plat Merah, 4 Pendemo di Patung Kuda Diamankan
-
BBM Pertalite 10 Ribu Ngeluh? Tengok Wilayah Manokwari, Sampai 20 Ribu Per liter
-
4 SPBU Penjual BBM Selain Pertamina, Bisa Jadi Pesaing Usai BBM Naik?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar