/
Selasa, 13 September 2022 | 18:16 WIB
Tangkapan layar prajurit TNI meminta Effendi Simbolon meminta maaf

Deli.Suara.com - Viral video yang menunjukkan sejumlah prajurit TNI mengamuk menuntut permintaan maaf Effendi Simbolon Politisi PDI Perjuangan.

Dalam video yang beredar tampak seorang perwira TNI mengamuk sampai gebrak meja, karena ucapan Effendi Simbolon yang telah melukai perasaan prajurit TNI.

"Dari ujung barat pulau Jawa kami dengar omonganmu Effendi Simbolon kau bilang pimpinan kami Panglima TNI Kasad tidak harmonis," tegas Perwira TNI yang memakai seragam loreng, seperti dilihat Deli.Suara.com dari akun Tiktok @syafril82, Selasa (13/9/2022). 

Ia mengatakan sangat tidak terima bila TNI disamakan dengan gerombolan ormas (organisasi masyarakat).

"Kau bilang TNI gerombolan seperti Ormas, kami tidak terima darah kami mendidih kau Effendi Simbolon melukai kami prajurit TNI, kau adu domba pimpinan kami, kau adu domba TNI," geramnya.

"Kami seluruh prajurit Kodim 0263 Cilegon sakit hati kami sudah mengabdikan diri kami untuk NKRI. Bekerja 24 jam 7 hari untuk NKRI ini, kau bilang gerombolan sungguh menyakitkan Effendi Simbolon," sambungnya.

Menurutnya, hingga saat ini TNI kompak dan solid dalam bertugas menjaga NKRI. Kodim 0203 Cilegon bersama seluruh prajurit, seluruh PNS, seluruh keluarga besar Kodim tidak terima dengan ucapan Effendi Simbolon

"Kami di sini dari unsur paling rendah sampai paling tinggi, unsur-unsur TNI kami di sini kompak dan solid jangan kau ganggu-ganggu kami. Jangan kau rusak lagi dengan omonganmu itu," katanya.

Sejurus kemudian, perwira TNI yang awalnya duduk ini, tiba-tiba menggebrak meja lalu berdiri dan secara bersama-sama prajurit TNI lainnya meminta Effendi Simbolon meminta maaf secara terbuka.

Baca Juga: Ojol di Medan Demo Tuliskan Lirik Lagu Iwan Fals: 'BBM Naik Tinggi, Susu Tak Terbeli'

"Kami tunggu permintaan maaf kamu secara terbuka," ujar anggota TNI serentak.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon menyebut TNI layaknya gerombolan. Ia bahkan menilai kelakuan TNI melebihi organisasi masyarakat atau ormas. 

Pernyataan Effendi Simbolon itu menyusul adanya temuan dan informasi yang didapatkan Komisi I DPR RI. 

Temuan yang didapatkan Komisi I DPR RI itu mengenai isu ketidakharmonisan hubungan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Tidak hanya itu, Effendi Simbolon juga menyoroti berbagai informasi mengenai adanya ketidakpatuhan hingga pembangkangan di tubuh TNI.

Dengan segala informasi mengenai keributan itu, TNI dinilai Effendi tidak ada bedanya seperti gerombolan. 

Load More