Deli.Suara.com – Pada 7 September 2022 ini, kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir resmi kadaluarsa. Namun, dua hari setelah masa kadaluarsa kasus pembunuhan Munir, peretas yang belakangan ini sedang tenar, Bjorka justru mengangkat kembali ke publik.
Dalam unggahannya di grup Telegram, Bjorka mengunggah tulisan berjudul “Who Killed Munir?”
Diungkit kembali kasus pembunuhan Munir membuat satu nama mencuat yaitu Muchdi PR. Dimana saat ini seharusnya Muchdi PR sedang menikmati masa tenangnya. Muchdi PR merupakan orang yang dituding terlibat dalam pembunuhan Munir.
Sebenarnya, Bjorka tidak langsung menjadikan Muchdi PR sebagai sasaran. Target akun anonim itu adalah pemerintahan Indonesia yang masih kacau balau menangani kebocoran data. Akhirnya, data pribadi Muchdi PR pun menjadi salah satu umpannya.
Informasi yang dimuat dalam tulisan Bjorka itu mencakup data pribadi Muchdi PR mulai dari NIK, nomor telepon, email, nomor KK hingga alamat.
Inilah profil Muchdi PR yang sedang ramai dibahas oleh peretas Bjorka.
Muchdi PR yang memiliki nama lengkap Muchdi Purwoprandjono ini lahir di Yogyakarta, 15 April 1949.
Muchdi menjadi Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Berkarya periode 2017-2022 menggantikan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).
Sebelumnya, diketahui Muchdi PR adalah purnawirawan perwira tinggi militer Indonesia dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Futsal Finalissima 2022: Portugal vs Paraguay, Argentina vs Spanyol
Muchdi merupakan lulusan Akabri tahun 1970 yang sempat menjabat sebagai Panglima Kodam Tanjungpura di Kalimantan sebagai Komandan Jenderal Kopassus ke-16.
Muchdi PR memiliki jabatan yang cukup mentereng di dunia militer. Ini dia riwayat jabatannya.
1. Komandan Peleton Taruna (1971-1972)
2. Komandan Peleton Parako (1972-1974)
3. Komandan Kompi Parako (1974-1979)
4. Komandan Karsa Yudha (1979-1988)
Berita Terkait
-
Profil Muchdi PR, Sosok yang Dibongkar Bjorka Terlibat dalam Kasus Pembunuhan Aktivis Munir
-
Hidup Muchdi PR Harusnya Adem Ayem di Tahun Kadaluarsa Kasus Munir, Tapi Bjorka Merusaknya
-
Makin Menjadi, Akun Diduga Milik Bjorka Tawarkan 1.000 Dolar Jika Bisa Tebak Nama Pembunuh Munir
-
Data Pribadi Muchdi PR Dibongkar Bjorka, Partai Berkarya: Akun Penebar Fitnah Harus Dihukum
-
Sebut Bjorka Memfitnah Muchdi Pr, Partai Berkarya Minta Polri segera Bertindak: Mudah Bagi Siber Polri untuk Mengungkap
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta