Deli.Suara.com - Kuasa Hukum JA (12) yang diduga korban pelecehan seksual yang terinfeksi HIV, membawa saksi sebanyak tiga orang ke Polrestabes Medan.
"Ada tiga orang yang kami bawa sebagai saksi berinisal semua A, A dan A. Mereka keseluruhannya kerabat terdekat korban untuk diminta keterangan polisi," terbang Tim Kuasa Hukum JA, Eben H Zebua SH, kepada wartawan di Mako Polrestabes Medan, Rabu ( 21/9/2022).
Dikatakannya, adanya tiga orang sebagai saksi telah menambah pelapor sebanyak lima orang. Sebelumnya dua orang lainnya sudah diminta keterangan kemarin.
"Pemeriksaan lanjutan ini (yang kedua kalinya), kami berharap kepada saksi benar-benar memberikan keterangan kepada penyidik agar semakin terbuka kasus ini,"tambahnya
Eben mengatakan, pihaknya menginginkan agar kasus ini cepat diselesaikan oleh pihak kepolisian dan mengungkap siapa pelaku JA sebenarnya.
"Itu harapan kami agar pelaku cepat ditangkap. Semoga tidak ada lagi kasus JA kedepannya,"ucapnya.
Adanya pihak pegiat yang concern HIV maupun dinas pemerintah yang "protes", JA dipublikasikan terinfeksi HIV. Eben membeberkan, awalnya pihaknya berkomunikasi dengan Pertidi dan Fortune terkait korban.
"Banyak kasus pelecehan anak, adanya viral ini untuk pemerintah dan masyarakat adanya perhatian. Karena kedepan tidak ada lagi JA lainnya," ucapnya.
"JA belum tau, tapi pihak keluarga telah memberikan pernyataan bahwasanya penyakit ini atas kepentingan hukum. JA juga tidak mempermasalahkannya," tambahnya.
Ditambahkannya, pihaknya tidak mempermasalahkan ada pihak lain yang membantu JA tersebut. Karena ini merupakan kewajiban bersama.
"Kami tidak mempermasalahkan ada yang membantu, bahkan mengucapkan terimkasih. Sakitnya JA juga derita kita, karena itu anak kita bersama," pungkasnya.
Reporter :Beni Nasution
Berita Terkait
-
Ini Motif Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung di Purwakarta
-
Bejat! Anak Keterbelakangan Mental Umur 15 Tahun di Banyumas Diperkosa 9 Orang Hingga Hamil
-
Tak Pusing Ariel Noah Jadi Incaran Banyak Cewek, Alleia Justru Bersyukur
-
Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung di Purwakarta, Pelaku Dikenal Baik dan Pendiam
-
Keji! Ibu-ibu Teriaki Balitanya dari Pagi sampai Malam, Ancam Menganiaya Hanya Karena Anak Ingin Permen
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Siapa Maycon Cardozo? Jebolan Thailand yang Debut Lawan Kevin Diks di Bundesliga
-
Bukan Cuma Rocker Sangar, Sang Anak Bongkar Sifat Asli Donny Fattah yang Tak Diketahui Publik
-
Gubernur Sumbar Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Bermedsos: Demi Masa Depan Generasi Bangsa
-
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Hukumnya Menurut Syariat
-
Anak Ungkap Penyebab Donny Fattah Meninggal: Autoimun hingga Jantung
-
Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Hitung Mundur Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Mengenal BUDDY, Alat Deteksi Dini Kanker Payudara Karya Mahasiswa Brawijaya
-
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat di Bulan Ramadan, Amalkan Doa Ini Agar Segera Terkabul
-
BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?