/
Rabu, 28 September 2022 | 10:38 WIB
nadiem makarim

Nadiem Makarim mengakui dirinya keliru dengan istilah 'shadow organization' atau organisasi bayangan dalam pertemuan di Markas PBB, Amerika Serikat, tempo lalu. 

Dalam momen tersebut, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menjelaskan ada 400 orang dalam organisasi tersebut di luar Kemdikbud.

"Ada satu kesalahan dalam menggunakan kata 'shadow organization', yang saya maksud itu organisasi 'mirroring' terhadap Kementerian kami. Artinya, setiap Dirjen yang menyediakan layanan bisa menggunakan tim yang bekerja sama untuk mendorong dan menerapkan kebijakan melalui platform teknologi," ujar Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, seperti dikutip dari Antara, kemarin.

Sebelumnya, Video yang menampilkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyebutkan sebuah "shadow organization" viral di media sosial, Twitter. 

"Right now we have 400 product manager, software engineers and scientist that have created of shadow organization attach to our ministry (Saat ini kita memiliki 400 manager produk, insinyur perangkat lunak dan ilmuwan yang bekerja sebagai tim yang melekat kepada Kementerian," ujar Nadiem.

Nadiem mengatakan bahwa tim tersebut bukan merupakan vendor untuk Kementerian, melainkan memiliki posisi yang setara dengan Direktur Jenderal.

Frasa 'shadow organization' tersebut viral lantaran dianggap menyalahi susunan organisasi dan tata kerja di Kementerian. 

Namun, kepada para legislator RI, Nadiem menerangkan organisasi yang terdiri dari 400 orang itu merupakan GovTech Edu, bagian dari PT Telkom.

Terpisah, Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud-Ristek Prof Nizam angkat bicara perihal video viral yang menampilkan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim menyebutkan soal shadow organization di sebuah forum. 

Baca Juga: 5 Fungsi Pikiran yang Harus Diketahui dan Diasah, Jadikan Dirimu Lebih Baik

Menurutnya, shadow organization yang disebut oleh Nadiem tersebut merupakan sebuah tim Information and Technology (IT). "Itu tim IT di bawah pusat data dan informasi (pusdatin) di bawah Sekjen," ujar Nizam. [VAB]

Load More